BREAKING NEWS
Minggu, 15 Februari 2026

Biduan Transgender Ditemukan Tewas di Kontrakan Asahan, Polisi Selidiki Dugaan Kriminal

BITVonline.com - Sabtu, 30 November 2024 16:42 WIB
Biduan Transgender Ditemukan Tewas di Kontrakan Asahan, Polisi Selidiki Dugaan Kriminal
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Asahan – Warga Jalan Jeruk, Kelurahan Sentang, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang biduan transgender di rumah kontrakannya, Sabtu (30/11/2024). Korban yang diketahui bernama Putra Andi (30) ditemukan tak bernyawa oleh rekannya sekitar pukul 15.30 WIB. Kasus ini diduga melibatkan unsur kriminal, mengingat sejumlah barang berharga milik korban dilaporkan hilang.

Seorang rekan korban, Cici Panjaitan, mengungkapkan bahwa awalnya ia berencana menemui Putra Andi karena keduanya telah berjanji untuk bekerja bersama di sebuah acara pesta hajatan. Namun, korban yang tak kunjung datang dan tidak dapat dihubungi melalui telepon memicu kekhawatiran.

“Rumahnya enggak dikunci. Saya masuk dan melihat dia seperti tidur. Tapi waktu dibangunkan, dia tidak bergerak,” kata Cici saat memberikan keterangan kepada polisi.

Menurut Cici, korban terakhir kali terlihat oleh teman-temannya pada Sabtu dinihari sekitar pukul 01.00 WIB saat pulang dari pekerjaannya sebagai biduan di sebuah acara.

Selain itu, Cici menyebut bahwa sejumlah barang berharga milik korban, seperti telepon genggam, uang, dan dompet, tidak ditemukan di lokasi kejadian.

Setelah menerima laporan dari warga, tim Polres Asahan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kanit Jatanras Polres Asahan, IPDA Supangat, mengatakan bahwa beberapa barang di sekitar korban telah diamankan sebagai bukti. Namun, pihaknya belum menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

“Ada beberapa barang di sekitar korban yang kami amankan. Tapi saat ini belum ada indikasi kekerasan pada tubuh korban,” jelas IPDA Supangat.

Lebih lanjut, jenazah Putra Andi langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kisaran untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian kini tengah menunggu persetujuan dari pihak keluarga korban terkait pelaksanaan autopsi guna memastikan penyebab kematiannya.

Sejumlah barang milik korban yang dilaporkan hilang, termasuk telepon genggam, sedang dalam proses penelusuran oleh pihak kepolisian. Dugaan sementara, barang-barang tersebut bisa menjadi petunjuk penting untuk mengungkap motif di balik kasus ini.

“Proses penyelidikan masih berjalan. Kami akan terus mencari tahu apakah ada pihak lain yang terlibat,” tambah IPDA Supangat.

Penemuan jenazah korban yang dikenal sebagai biduan di wilayah tersebut telah menimbulkan kegemparan di kalangan masyarakat sekitar. Warga berharap kasus ini segera terungkap agar mereka dapat merasa aman kembali.

Polres Asahan memastikan akan memprioritaskan penyelidikan kasus ini. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap barang bukti serta hasil autopsi korban akan menjadi kunci utama untuk menentukan langkah berikutnya.

(JOHANSIRAIT)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru