Kuliner Malam di Medan: 8 Spot Seafood Pinggir Jalan yang Wajib Dicoba
MEDAN Kuliner malam di Kota Medan selalu punya daya tarik tersendiri, terutama bagi pecinta seafood. Beragam pilihan tempat makan pinggi
PARIWISATA
PADANG LAWAS UTARA – Bisnis gelap mafia bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali menjadi sorotan di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).
Seorang wartawan berinisial ST nyaris menjadi korban kekerasan setelah diduga mengganggu aktivitas sindikat "kencing minyak" yang beroperasi di wilayah tersebut.
Insiden tersebut terjadi di Dusun Siholbung, Desa Pamuntaran, Kecamatan Padang Bolak Julu, Kamis (25/9).Baca Juga:
Saat sedang berhenti di pinggir jalan, ST tiba-tiba didatangi dua pria asing yang menunjukkan sikap mencurigakan.
Situasi semakin memanas ketika seorang pria bernama Parto tiba-tiba mengamuk dan mengancam keselamatan wartawan tersebut.
"Keluar kau, kubunuh kau!" teriak Parto sambil menghantam mobil ST dan mencoba membuka pintu kendaraan.
Tak lama kemudian, sejumlah orang lain turut mengepung dan memaksa ST keluar dari mobil.
Dalam kondisi terancam, ST memilih menggeber mobilnya untuk melarikan diri.
Namun, pengejaran pun terjadi di jalanan Paluta. Sekelompok pelaku menggunakan sepeda motor dan sebuah mobil Avanza berwarna silver memburu kendaraan ST. Beruntung, wartawan tersebut berhasil lolos dari ancaman maut.
Lokasi kejadian yang dikenal sebagai titik transaksi ilegal BBM subsidi membuat peristiwa ini semakin mengkhawatirkan.
Sindikat "kencing minyak" diduga menjalankan praktik ilegal dengan memindahkan solar dan pertalite dari truk tangki Pertamina ke jerigen secara diam-diam, lalu menjualnya kembali dengan harga tinggi.
Bisnis haram ini tidak hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga mempermainkan hak-hak masyarakat kecil.
Dugaan kuat "payung" dari oknum tertentu membuat jaringan ini berani bertindak brutal, bahkan sampai mengancam keselamatan wartawan yang meliput.
ST sudah melaporkan insiden tersebut ke Polsek Padang Bolak.
Namun, publik menuntut tindakan tegas dari aparat penegak hukum untuk menangkap pelaku pengeroyokan sekaligus mengungkap otak di balik mafia BBM subsidi di Paluta.
Kasus ini bukan sekadar penganiayaan terhadap jurnalis yang dilindungi undang-undang, melainkan indikasi kuat adanya sindikat terorganisir yang merampok hak rakyat dan mencederai penegakan hukum.
Jika tidak segera ditindak, mafia "kencing minyak" tidak hanya merugikan negara, tapi juga membahayakan kebebasan pers dan keselamatan para pekerja media di lapangan.*
MEDAN Kuliner malam di Kota Medan selalu punya daya tarik tersendiri, terutama bagi pecinta seafood. Beragam pilihan tempat makan pinggi
PARIWISATA
JAKARTA Bank Indonesia (BI) mengambil langkah baru dengan meningkatkan remunerasi atau bunga atas pengelolaan kas pemerintah. Kebijakan
EKONOMI
JAKARTA Isu perombakan kabinet atau reshuffle di jajaran Menteri Keuangan kembali mencuat di tengah dinamika ekonomi nasional. Nama ekon
POLITIK
JAKARTA Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), muncul konsep baru yang disebut AI Sandwich sebagai pendekatan agar ma
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah belum berencana mengisi posisi dua wakil menteri (wame
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto yang secara berulang mene
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings tidak mempermasalahkan
EKONOMI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai terkait pembukaan peluang
POLITIK
MEDAN Sumatera Utara memiliki banyak destinasi camping yang menarik dan mudah dijangkau dari Kota Medan. Lokasilokasi ini menawarkan peng
PARIWISATA
JAKARTA Komisi II DPR RI berencana mengunjungi sejumlah partai politik, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun partai nonparlemen, un
POLITIK