Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Senin 20 April 2026: Seluruh Wilayah Hujan Ringan
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Seni
NASIONAL
PADANG LAWAS UTARA – Bisnis gelap mafia bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali menjadi sorotan di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).
Seorang wartawan berinisial ST nyaris menjadi korban kekerasan setelah diduga mengganggu aktivitas sindikat "kencing minyak" yang beroperasi di wilayah tersebut.
Insiden tersebut terjadi di Dusun Siholbung, Desa Pamuntaran, Kecamatan Padang Bolak Julu, Kamis (25/9).Baca Juga:
Saat sedang berhenti di pinggir jalan, ST tiba-tiba didatangi dua pria asing yang menunjukkan sikap mencurigakan.
Situasi semakin memanas ketika seorang pria bernama Parto tiba-tiba mengamuk dan mengancam keselamatan wartawan tersebut.
"Keluar kau, kubunuh kau!" teriak Parto sambil menghantam mobil ST dan mencoba membuka pintu kendaraan.
Tak lama kemudian, sejumlah orang lain turut mengepung dan memaksa ST keluar dari mobil.
Dalam kondisi terancam, ST memilih menggeber mobilnya untuk melarikan diri.
Namun, pengejaran pun terjadi di jalanan Paluta. Sekelompok pelaku menggunakan sepeda motor dan sebuah mobil Avanza berwarna silver memburu kendaraan ST. Beruntung, wartawan tersebut berhasil lolos dari ancaman maut.
Lokasi kejadian yang dikenal sebagai titik transaksi ilegal BBM subsidi membuat peristiwa ini semakin mengkhawatirkan.
Sindikat "kencing minyak" diduga menjalankan praktik ilegal dengan memindahkan solar dan pertalite dari truk tangki Pertamina ke jerigen secara diam-diam, lalu menjualnya kembali dengan harga tinggi.
Bisnis haram ini tidak hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga mempermainkan hak-hak masyarakat kecil.
Dugaan kuat "payung" dari oknum tertentu membuat jaringan ini berani bertindak brutal, bahkan sampai mengancam keselamatan wartawan yang meliput.
ST sudah melaporkan insiden tersebut ke Polsek Padang Bolak.
Namun, publik menuntut tindakan tegas dari aparat penegak hukum untuk menangkap pelaku pengeroyokan sekaligus mengungkap otak di balik mafia BBM subsidi di Paluta.
Kasus ini bukan sekadar penganiayaan terhadap jurnalis yang dilindungi undang-undang, melainkan indikasi kuat adanya sindikat terorganisir yang merampok hak rakyat dan mencederai penegakan hukum.
Jika tidak segera ditindak, mafia "kencing minyak" tidak hanya merugikan negara, tapi juga membahayakan kebebasan pers dan keselamatan para pekerja media di lapangan.*
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Seni
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Aceh akan diguyur hujan ringan pada Senin,
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca sebagian besar wilayah Sumatera Utara akan mengalami hujan
NASIONAL
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL