Buka Puasa Bersama Konsulat Jenderal India, Promosikan Kerja Sama Lintas Sektor dengan Indonesia
MEDAN Konsulat Jenderal India di Medan menggelar buka puasa bersama sekaligus interaksi media pada 17 Maret 2026, yang menjadi momentum
NASIONAL
JAKARTA -Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), hari ini. Firli sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya pada 22 November 2023.
Kuasa hukum Firli Bahuri mengonfirmasi rencana kunjungan ke Mapolda Metro Jaya pada Kamis pagi. Kedatangan mereka bertujuan untuk menyerahkan surat kepada Kapolda Metro Jaya, meski isi surat tersebut belum diungkapkan kepada publik.
“Iya benar, pagi ini kami akan menyerahkan surat ke Polda Metro Jaya. Nanti setelah suratnya kami serahkan,” ujar Ian Iskandar, kuasa hukum Firli, melalui pesan singkat, Kamis (28/11/2024).
Namun, Ian belum dapat memastikan apakah Firli akan hadir dalam pemeriksaan yang dijadwalkan hari ini. “Nanti kita lihat,” tambahnya.
Setelah setahun sejak penetapan tersangka, kasus dugaan pemerasan ini telah melibatkan pemeriksaan terhadap 123 saksi dan 11 ahli. Meski begitu, hingga kini, berkas perkara belum dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan.
Pemanggilan Firli sebagai tersangka menjadi sorotan sejumlah pihak, termasuk Ahli Hukum Pidana, Prof. Romli Atmasasmita. Romli mempertanyakan langkah penyidik memanggil Firli, yang menurutnya bertentangan dengan petunjuk kejaksaan.
“Pemanggilan Firli sebagai tersangka ini tidak sesuai petunjuk Jaksa. Jaksa meminta pemeriksaan terhadap saksi, bukan tersangka,” ujar Prof. Romli.
Menurutnya, Jaksa meminta penyidik melengkapi berkas perkara dengan keterangan minimal dua saksi yang memiliki keterlibatan langsung, seperti melihat, mendengar, atau mengalami peristiwa terkait kasus tersebut.
“Firli ini bukan saksi, jadi pemanggilannya tidak relevan. Ini namanya error in persona, memanggil pihak yang tidak sesuai dengan petunjuk Jaksa,” tegasnya.
Firli Bahuri diduga terlibat dalam kasus pemerasan terhadap mantan Mentan, Syahrul Yasin Limpo, yang mencuat pada akhir 2023. Kasus ini memantik perhatian publik karena melibatkan salah satu figur penting dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
Hingga kini, penyelesaian kasus tersebut masih terhambat, meskipun penyidik telah memeriksa ratusan saksi dan sejumlah ahli. Polemik seputar prosedur penyidikan dan pemanggilan tersangka terus menjadi perdebatan di kalangan ahli hukum.
(N/104)
MEDAN Konsulat Jenderal India di Medan menggelar buka puasa bersama sekaligus interaksi media pada 17 Maret 2026, yang menjadi momentum
NASIONAL
BEKASI Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan bahwa program mudik bersama yang digelar PT Indofood CBP Sukses Makmur,
NASIONAL
JAKARTA Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta memberikan kritik keras terhadap langkah yang diambil oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Empat oknum anggota TNI dari Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI yang diduga terlibat dalam insiden penyiraman air keras terhad
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Pemerintah Kota Padangsidimpuan menggelar silaturahmi Ramadhan 1447 Hijriah dengan insan pers di Aula MAN 2 Padangsidimp
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, menyapa langsung para pemudik yang akan menuju Kota Sabang, di atas kapal mot
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menanggapi soal kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap dibagikan
NASIONAL
BINJAI Sebuah video yang menunjukkan penemuan mayat pria yang ditinggalkan begitu saja di depan Rumah Sakit OG, Kota Binjai, Sumatera Ut
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan apresiasi tinggi terhadap program Mudik Gratis Presisi 2026 yang digelar ole
PEMERINTAHAN
MEDAN Di penghujung bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota Medan menggelar acara buka puasa bersama yang mengusung tema kebersamaan dan kek
PEMERINTAHAN