Pengeroyokan di Pasar Sukaramai: Koordinator Jukir Babak Belur Dikeroyok Preman
MEDAN Seorang koordinator juru parkir (jukir) di Pasar Sukaramai, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, menjadi korban pengeroyokan oleh sek
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan memperketat pelarangan impor pakaian bekas dalam karung (balpres).
Ke depan, pelaku impor barang tersebut tidak hanya akan dipidana, tetapi juga dikenai sanksi tambahan berupa denda dan masuk daftar hitam (blacklist) aktivitas impor.
Purbaya mengungkapkan, selama ini penindakan terhadap impor pakaian bekas umumnya hanya berujung pada pemusnahan barang dan hukuman penjara bagi pelaku.Baca Juga:
Menurutnya, pola penegakan hukum seperti itu justru merugikan negara karena pemerintah tidak mendapatkan pemasukan dari denda, sementara harus menanggung biaya pemusnahan barang ilegal tersebut.
"Impor barang-barang baju bekas selama ini hanya bisa dimusnahkan, dan pelakunya masuk penjara. Saya tidak dapat pemasukan, malah keluar ongkos untuk pemusnahan dan biaya tahanan," ujar Purbaya di Jakarta, Rabu (22/10).
Ia menegaskan bahwa pemerintah kini telah memetakan para pelaku impor ilegal tersebut. Dalam waktu dekat, Kementerian Keuangan akan menerapkan kebijakan tegas berupa larangan total bagi pelaku yang terlibat untuk kembali melakukan kegiatan impor.
"Kita sudah tahu siapa saja pemainnya. Siapa pun yang pernah impor balpres akan saya blacklist. Mereka tidak akan diizinkan lagi mengimpor," tegasnya.
Purbaya menuturkan, langkah ini diambil untuk melindungi industri tekstil dalam negeri yang selama ini terdampak derasnya peredaran pakaian bekas impor.
Pemerintah ingin menghidupkan kembali sektor produksi lokal dan membuka lapangan kerja baru melalui peningkatan permintaan terhadap produk tekstil nasional.
Selain itu, Purbaya juga menginstruksikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) agar dalam tiga bulan ke depan memperkuat sistem deteksi dan pengawasan terhadap arus barang impor.
Sistem tersebut akan dilengkapi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memantau dan menganalisis potensi pelanggaran secara real time.
Ia menambahkan, penguatan sistem ini akan terintegrasi dengan pengembangan Lembaga National Single Window (LNSW), yang nantinya juga didukung think tank perdagangan berisi para ahli lintas bidang.
Tujuannya untuk menutup celah kebocoran penerimaan negara dari sektor perdagangan, bea cukai, dan perpajakan.
"Kita akan perkuat sistem penerimaan negara dari ujung ke ujung. Pajak, Bea Cukai, dan LNSW akan saling terhubung agar lebih transparan dan efisien," tutup Purbaya.*
(vo/M/006)
MEDAN Seorang koordinator juru parkir (jukir) di Pasar Sukaramai, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, menjadi korban pengeroyokan oleh sek
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 Apri
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan terhadap dugaan rasuah dalam penyelenggaraan dan pembagian kuota haji
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam acara Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Wila
POLITIK
SEMARANG Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menilai bahwa industri kreatif dapat menjadi laboratorium yang efektif dalam peng
EKONOMI
BANDA ACEH Sebagian besar wilayah di Aceh diperkirakan akan mengalami hujan ringan sepanjang hari ini, dengan suhu udara yang cenderung
NASIONAL
SUMATERA UTARA Sejumlah wilayah di Sumatera Utara diperkirakan akan diguyur hujan ringan sepanjang hari ini, dengan suhu yang relatif se
NASIONAL
JAKARTA Sejumlah wilayah di DKI Jakarta diperkirakan akan mengalami hujan ringan hingga sedang sepanjang hari ini. Berdasarkan prakiraan
NASIONAL
JAWA BARAT Sejumlah daerah di Jawa Barat diperkirakan akan mengalami cuaca hujan ringan hingga sedang sepanjang hari ini. Berdasarkan la
NASIONAL
YOGYAKARTA Sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas bervariasi pada hari ini,
NASIONAL