Meski Ditutup Iran, Sejumlah Negara Berhasil Lewati Selat Hormuz
JAKARTA Sejumlah negara mulai berhasil melintasi Selat Hormuz meski ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran belum mereda.Jal
INTERNASIONAL
TAPANULI SELATAN — Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri resmi menaikkan status penanganan dugaan tindak pidana lingkungan hidup yang diduga memicu banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ke tahap penyidikan.
Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers di Posko Gakkum Bareskrim Polri, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Rabu, 10 Desember 2025.
Kegiatan digelar secara luring dan daring dengan kehadiran perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, BMKG, BBWS, BPDASHL, pemerintah daerah, serta wartawan dari tiga provinsi terdampak.Baca Juga:
Untuk wilayah Sumatera Utara, penyidik menemukan dugaan perusakan lingkungan di kawasan hulu Sungai Aek Garoga (Tapsel) dan Sungai Aek Anggoli (Tapanuli Tengah).
Kedua titik ini diduga kuat menjadi faktor pemicu terjadinya banjir bandang yang mengakibatkan puluhan korban jiwa dan kerusakan luas.
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Moh. Irhamni, menyebut peningkatan status kasus dilakukan setelah penyidik menemukan sedikitnya dua alat bukti yang cukup.
"Di lokasi ditemukan dua ekskavator, satu buldoser, dan tumpukan kayu di kawasan hulu sungai. Kami akan menelusuri siapa yang bertanggung jawab dan siapa yang memperoleh keuntungan, baik individu maupun korporasi," ujarnya.
Penyidik Dittipidter, Kombes Pol Fredya, menambahkan bahwa perkara disidik berdasarkan dugaan pelanggaran Pasal 109 juncto Pasal 98 dan 99 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, sebagaimana diubah melalui UU Nomor 6 Tahun 2023.
Dalam proses penyidikan, tim juga mengambil 27 sampel kayu dari DAS Garoga. Hasil pemeriksaan identifikasi menunjukkan kayu berasal dari berbagai jenis seperti karet, ketapang, dan durian, dengan indikasi kuat ditebang menggunakan alat berat.
Banjir bandang di Aek Garoga dan Aek Anggoli menewaskan puluhan warga, menyebabkan ratusan rumah rusak, dan beberapa wilayah terisolasi.
Intensitas hujan tinggi memicu luapan sungai, namun kerusakan hulu sungai yang tidak terkendali memperparah dampak bencana.
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, sebelumnya menyoroti minimnya keterlibatan daerah dalam penetapan Persetujuan Hasil Hutan (PHAT) oleh pemerintah pusat.
JAKARTA Sejumlah negara mulai berhasil melintasi Selat Hormuz meski ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran belum mereda.Jal
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan menandatangani nota kesepahaman kerja sama di sektor industri jasa instalasi lepas pantai
EKONOMI
JAKARTA PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan energi baru terbarukan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi
EKONOMI
BINJAI Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura Kota Binjai menggelar kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan untuk perbaikan fasilitas Ma
POLITIK
JAKARTA Sejumlah kode redeem terbaru untuk gim daring Free Fire dirilis pada Sabtu, 4 April 2026. Kode tersebut dapat digunakan pemain u
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan menunjukkan tren penurunan pada Sabtu, 4 April 2026. Penurunan terjadi pada beberapa bahan pokok
EKONOMI
MEDAN Kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di Sumatera Utara dinilai belum berjalan opt
NASIONAL
JAKARTA Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian Perserikatan BangsaBangsa di Lebanon dilapo
INTERNASIONAL
TEL AVIV Iran melancarkan serangan rudal ke sejumlah wilayah Israel pada Sabtu dini hari, 4 April 2026. Serangan ini disebut sebagai res
INTERNASIONAL
JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperketat pengawasan menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2026. Langkah ini dilakukan u
NASIONAL