Walikota Medan Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai HUT Harian Waspada
MEDAN Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melepas ribuan peserta jalan santai dalam rangka HUT ke79 Harian Waspada di Jalan Balai
PERISTIWA
JAKARTA -Enam orang yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan modus hipnotis dan mengaku sebagai ustaz telah berhasil diamankan oleh jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Mereka ditangkap pada Minggu (17/11) di wilayah Jakarta Utara. Enam pelaku yang ditangkap yakni berinisial MA, RS, FM, AF, SP, dan ED.
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Rovan Richard Mahenu, menjelaskan bahwa komplotan ini telah beraksi selama dua bulan terakhir dan melakukan pencurian di delapan lokasi berbeda. Para pelaku memiliki peran masing-masing dalam aksi kejahatannya, dengan sebagian berfungsi sebagai eksekutor dan sebagian lainnya sebagai mata-mata yang mengawasi kondisi sekitar.
“Tim mengamankan pelaku yang bernama ED, MA, RS, FM, AF, dan SP. Mereka sudah melakukan aksinya di berbagai tempat dalam waktu dua bulan terakhir,” kata AKBP Rovan melalui keterangan pers yang diterima pada Jumat (22/11).
Salah satu pelaku, ED, mengungkapkan modus operandi mereka yang menggunakan teknik hipnosis dengan mengaku sebagai ustaz. Dalam aksinya, ED menjelaskan bahwa ia kerap mengajak korban untuk berinteraksi dengan cara membacakan mantra dan melakukan ritual yang tampak seperti pengobatan tradisional.
“Saya pura-pura bertanya apakah ibu atau bapak ini punya penyakit. Lalu saya mulai membacakan mantra sambil mengeluarkan jarum dari mulut saya. Saya mengatakan bahwa ini adalah penyakit yang berasal dari tubuh korban, lalu saya meminta korban untuk tiup dan pukul perut mereka,” kata ED dalam pengakuannya, seperti yang dibagikan melalui akun media sosial resmi @kasubditjatanraspmj.
Setelah itu, ED meminta korban untuk melakukan ritual lebih lanjut, seperti membawa batu kerikil atau tanah dan membuangnya sejauh 50 meter dengan syarat membawa barang berharga sebagai jaminan bahwa mereka akan sembuh. Dalam proses tersebut, korban biasanya diminta untuk meninggalkan motor atau barang berharga sebagai tanda jaminan bahwa mereka akan kembali setelah melakukan ritual tersebut.
Menurut pihak kepolisian, komplotan ini sudah merencanakan aksi mereka dengan matang dan terorganisir, dengan tugas yang dibagi-bagi di antara para pelaku. Mereka memilih target wanita yang dianggap lebih rentan terhadap trik-trik hipnotis semacam ini.
Polisi kini masih mendalami jaringan komplotan ini dan menginvestigasi lebih lanjut terkait kemungkinan adanya korban lainnya. Para pelaku saat ini telah diamankan dan akan dikenakan sanksi hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus-modus kejahatan seperti ini yang kerap menggunakan manipulasi psikologis untuk mengelabui korban.
(N/014)
MEDAN Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melepas ribuan peserta jalan santai dalam rangka HUT ke79 Harian Waspada di Jalan Balai
PERISTIWA
MEDAN Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tetap menjaga sikap kritis sekaligus mampu
PERISTIWA
MEDAN Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, berharap kepengurusan baru Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utar
PARIWISATA
BINJAI, SUMUT Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, DPD Tingkat II PKN Kota Binjai menggelar kegiatan donor darah bekerja sama deng
NASIONAL
TAPANULI TENGAH, SUMUT Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, m
NASIONAL
TAPANULI TENGAH, SUMUT Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), me
NASIONAL
SOLO, JAWA TENGAH Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, meminta agar UndangUndang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) tidak hanya
POLITIK
SIMALUNGUN, SUMUT Seorang pria bernama Chu Wen Lee Simanjuntak (37) meninggal dunia setelah dihajar rekannya, BS (42), di Kabupaten Sima
HUKUM DAN KRIMINAL
SURABAYA Nasib malang menimpa seorang balita berusia 4 tahun di Lakarsantri, Surabaya, setelah menjadi korban penganiayaan oleh paman da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Para pemain Free Fire (FF) tidak boleh melewatkan kesempatan klaim kode redeem FF terbaru hari ini, 15 Februari 2026. Garena kemb
SAINS DAN TEKNOLOGI