Langkah nyata diwujudkan melalui razia gabungan yang melibatkan aparat penegak hukum, BNN, TNI, Polri, serta Polisi Militer Denpom I/5-2, Jumat (30/1/2026) dini hari. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Langkah nyata diwujudkan melalui razia gabungan yang melibatkan aparat penegak hukum (APH), Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, Polri, serta Polisi Militer Denpom I/5-2, Jumat (30/1/2026) dini hari.
Kegiatan ini menyasar seluruh kamar hunian warga binaan, area blok, serta titik-titik rawan yang berpotensi disalahgunakan.
Pelaksanaan razia berlangsung humanis namun tegas, tetap mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan pemasyarakatan.
Kepala LapasKelas IIA Binjai, Wawan Setiawan, menegaskan bahwa operasi ini merupakan implementasi arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk menciptakan lapas yang aman, tertib, dan bebas Halinar.
"Razia ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan Lapas Binjai benar-benar bersih. Tidak ada ruang bagi pelanggaran aturan di dalam lapas," ujar Wawan.
Dalam razia yang dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Rudi Icuana Sembiring, petugas gabungan berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian.
Seluruh barang hasil razia langsung didata, diamankan, dan akan dimusnahkan sesuai ketentuan berlaku.
Sementara itu, perwakilan BNN dan aparat penegak hukum yang turut melakukan penggeledahan memberikan apresiasi atas keterbukaan dan sinergi Lapas Binjai.
Menurut mereka, langkah ini menunjukkan komitmen kuat jajaran pemasyarakatan dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba dan menjaga integritas lembaga.
"Kegiatan ini menunjukkan konsistensi Lapas Binjai dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung program nasional pemberantasan narkoba," ujar perwakilan APH.*
(dh)
Editor
: Adam
Lapas Kelas IIA Binjai Gelar Razia Gabungan, Pastikan Lingkungan Bebas Handphone Ilegal, Narkoba, dan Pungutan Liar