Jangan Kaget! Petugas Bapenda Sumut Akan Datangi Rumah Warga, Ini Tujuannya
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mengintensifkan upaya meningkatkan kesadaran ma
PEMERINTAHAN
BITVONLINE.COM- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan akan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan kepada anggota Polri yang terbukti melakukan pemerasan terhadap Supriyani, seorang guru honorer asal Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap anak Aipda Wibowo Hasyim.
Pernyataan keras tersebut disampaikan oleh Kapolri usai rapat kerja (raker) dengan Komisi III DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2024). Kapolri mengungkapkan bahwa jika terbukti adanya transaksi pemerasan terhadap Supriyani, baik yang nominalnya mencapai Rp 50 juta maupun angka lainnya, dia akan memerintahkan pemecatan tegas terhadap pihak yang terlibat.
“Kalau terbukti bahwa ada transaksi Rp 50 juta atau yang minta uang itu, saya minta untuk diproses dan dipecat,” tegas Kapolri dalam rapat tersebut.
Kapolri juga menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini secara serius. Adanya dugaan pemerasan yang terjadi di Polsek Baito ini menambah panjang daftar kasus yang mencoreng citra Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Dalam kasus ini, ada laporan bahwa beberapa anggota Polsek Baito diduga meminta uang dari Supriyani dalam proses penyelidikan yang sedang berjalan. Nominal yang diminta dikatakan beragam, mulai dari Rp2 juta hingga Rp50 juta.
Terkait proses hukum yang sedang berjalan terhadap Supriyani, yang kini sudah memasuki tahap persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Andoolo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kapolri berharap proses hukum tersebut dapat berjalan dengan adil. “Kita harapkan proses yang dilaksanakan sekarang bisa menghasilkan hasil yang baik dan memenuhi aspek keadilan,” ujar Jenderal Listyo.
Meskipun sudah ada beberapa upaya mediasi sebelumnya, Kapolri menekankan bahwa semua pihak harus menunggu keputusan hukum yang diambil oleh hakim. “Proses sudah ada di dalam persidangan dan tentu tergantung hakim,” jelasnya.
Terkait dengan dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum Polri tersebut, Kapolri juga mengonfirmasi bahwa dua personel polisi telah dicopot dari jabatannya sebagai tindakan awal. Mereka adalah Kapolsek Baito, Ipda Muhammad Idris, dan Kanit Reskrim Polsek Baito, Aipda Amiruddin. Surat perintah pencopotan mereka tercatat pada 11 November 2024 oleh Polres Konawe Selatan Polda Sulawesi Tenggara. Ipda Muhammad Idris dimutasi menjadi perwira utama (Pama) bagian SDM Polres Konawe Selatan.
Kepolisian akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memastikan bahwa proses hukum berjalan dengan transparansi serta memberikan rasa keadilan bagi semua pihak yang terlibat. (JOHANSIRAIT)
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mengintensifkan upaya meningkatkan kesadaran ma
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah (Polda) Sumut atas dedikasi dan pengab
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar menjalankan perannya sebagai penjaga d
NASIONAL
JAKARTA Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menargetkan pembangunan 1.500 Satuan Pelayanan Peme
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem memastikan pemerintah akan mendorong hilirisasi minyak dan gas (migas) dari Blok Anda
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Polres Tanjung Jabung Timur menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026 di Lapangan Hijau Polres Tanjung
NASIONAL
BANDA ACEH Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., mewakili Kapolda Aceh memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke8
NASIONAL
BINJAI Dugaan penyimpangan penggunaan aset milik Pemerintah Kota Binjai kembali menjadi perhatian publik. Aliansi Pemuda Sumatera Utara
PEMERINTAHAN
Oleh Rasi Kasim Samosir, S.P., M.SiPEMBANGUNAN Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan menjadi salah satu langkah pemerintah dala
OPINI
CIANJUR Selain dikenal sebagai situs megalitikum terbesar di Indonesia, Gunung Padang di Kabupaten Cianjur juga menyimpan tradisi yang m
NASIONAL