Fadil lebih lanjut mengungkapkan kekhawatirannya bahwa kasus ini bisa terjebak dalam permainan politik elite yang kontraproduktif dengan tujuan utama yaitu penegakan hukum yang adil dan transparan.
Menurutnya, fokus utama seharusnya adalah pada pembuktian yang objektif, bukan penyelidikan yang didorong oleh opini publik atau penyelidikan internal yang didasarkan pada spekulasi.
"Kami khawatir kasus ini justru terjebak dalam permainan politik elite yang kontraproduktif dengan proses penegakan hukum. Fokusnya harusnya pada pembuktian objektif, bukan penyelidikan internal yang basisnya cuma opini publik," ujar Fadil.
LBH Jakarta mengingatkan bahwa proses hukum harus dijalankan dengan profesional dan transparan, tanpa adanya campur tangan dari kepentingan politik atau institusi lain yang dapat merusak integritas penyelidikan.
Penegakan hukum yang bebas dari intervensi, menurut LBH Jakarta, adalah kunci untuk memastikan bahwa keadilan ditegakkan tanpa memandang status atau latar belakang pelaku.*