Unggul Jumlah Pemain, PSMS Medan Justru Keok dari Garudayaksa FC 0-1
MEDAN PSMS Medan kembali menelan kekalahan usai takluk 01 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Ironisnya,
OLAHRAGA
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengakui sempat menyerahkan uang Rp300 juta kepada seorang wanita yang mengaku sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi.
Uang tersebut disebut sebagai bagian dari strategi untuk mengungkap pelaku penipuan.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (6/4/2026), saat Sahroni tengah memimpin rapat di ruang Komisi III DPR RI. Pelaku berinisial TH alias D (48) mendatangi lokasi dan mengaku sebagai utusan pimpinan KPK.Baca Juga:
"Bagaimana mau menangkap orang kalau uangnya tidak dikasih. Untuk memastikan penerima, saya bahkan video call," kata Sahroni di kawasan Kebayoran, Sabtu (11/4/2026).
Sahroni menjelaskan, melalui stafnya ia menyerahkan uang sebesar 17.400 dolar AS atau setara Rp300 juta kepada pelaku. Ia menegaskan tidak ada perkara hukum yang melibatkan dirinya.
"Seolah-olah saya berperkara, padahal tidak ada. Dia hanya minta uang atas nama pimpinan KPK," ujarnya.
Setelah penyerahan uang, Sahroni langsung mengonfirmasi kepada pimpinan KPK. Dari hasil klarifikasi, diketahui bahwa permintaan tersebut tidak benar.
"Sore saya konfirmasi ke pimpinan KPK, ternyata tidak benar. Saya langsung minta ditangkap," ucapnya.Kasus ini kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi antara KPK dan Polda Metro Jaya. Pelaku akhirnya ditangkap pada 9 April 2026 malam.
Polisi mengungkap, pelaku menggunakan modus mencatut nama KPK untuk meminta uang. Dalam penangkapan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti seperti stempel KPK, surat panggilan palsu, ponsel, serta beberapa kartu identitas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan kasus terungkap setelah adanya laporan dari Sahroni.
"Pelaku mendatangi korban di ruang Komisi III DPR RI dan meminta uang Rp300 juta dengan mengatasnamakan pimpinan KPK," ujarnya.
Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut praktik serupa diduga bukan pertama kali dilakukan pelaku.
Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif dan dijerat pasal penipuan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap modus serupa yang mencatut nama institusi resmi.*
(tm/dh)
MEDAN PSMS Medan kembali menelan kekalahan usai takluk 01 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Ironisnya,
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan pemutakhiran data penerima hunian sem
NASIONAL
PEKANBARU Ratusan warga di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk dan membakar sebuah rumah serta empat sepeda motor yang diduga mi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 10 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang Januari hingga 11 April 2026
NASIONAL
JAKARTA Perundingan antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan dimulai pada Sabtu (11/4/2026) malam di Islamabad, Pakistan. Pertemuan i
INTERNASIONAL
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan sekitar 400 unit pompa air untuk mendukung sektor pertanian menghadapi potensi musim
NASIONAL
SIMALUNGUN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan dampak signifikan di Sumatera Utara. Hingga April 2026, program ini tela
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, merespons wacana penerapan sistem &039war tiket&039 dalam pembe
NASIONAL
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkap alasan negaranya memilih Pakistan sebagai mediator dalam konflik
INTERNASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menghentikan sementara operasional ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program
NASIONAL