Dilema Finansial Media Online: IMO Sumut Sebut Berita Orisinal Kunci Jaga Independensi Pers
MEDAN Ikatan Media Online (IMO) Sumatera Utara menyoroti tantangan berat yang dihadapi media online dalam mempertahankan keberlangsungan u
NASIONAL
SUMUT -Sebuah peristiwa tragis terjadi di Pondok Pesantren An Nur, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Sabtu. Seorang pengurus bernama Adab Auli Rizki (19 tahun) menjadi korban pembakaran yang dilakukan oleh seorang santri berinisial FAZ (17 tahun). Peristiwa ini mengejutkan banyak pihak, terutama komunitas pesantren setempat.
Kejadian tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di salah satu kamar di dalam masjid pesantren. Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Hinai, Iptu Sukma Atmaja, motif dari aksi pembakaran tersebut adalah dendam. “Motifnya dendam,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (8/10).
Awal mula kejadian bermula ketika seorang santri bernama Fikri Zaki yang sedang bertugas jaga malam melihat seseorang berlari dari arah masjid menuju ke perkebunan kelapa sawit. Merasa curiga dengan situasi tersebut, Fikri memutuskan untuk memeriksa keadaan di dalam masjid.
“Karena merasa curiga, saksi masuk ke masjid untuk melihat apa yang terjadi, berhubung ada orang yang tidak dikenal melarikan diri,” jelas Atmaja. Ketika Fikri memasuki masjid, ia melihat api sudah membesar di kamar salah satu pengurus pesantren.
Menyaksikan kebakaran yang sedang berlangsung, Fikri bergegas meminta bantuan dari santri lainnya untuk memadamkan api. Di saat bersamaan, mereka mendengar teriakan dari dalam kamar yang menunjukkan bahwa Adab Auli Rizki masih terjebak di dalam.
“Saksi dan santri lainnya kemudian mendobrak pintu kamar untuk menolong korban yang masih berada di dalam,” tambah Atmaja. Beruntung, mereka berhasil menyelamatkan Adab, meskipun ia mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya.
Saat ini, Adab Auli Rizki sedang menjalani perawatan intensif akibat luka bakar yang dideritanya. Kejadian ini telah memicu kepanikan dan keprihatinan di kalangan santri dan pengurus pesantren. Banyak yang merasa prihatin dengan kondisi Adab dan meminta agar pelaku segera diadili.
Polsek Hinai telah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap latar belakang dan motif dari aksi pembakaran ini. Iptu Sukma Atmaja memastikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Kejadian ini juga mengingatkan kita akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pesantren, yang seharusnya menjadi tempat pembelajaran dan pengembangan karakter, bukan tempat terjadinya kekerasan.
Komunitas pesantren An Nur berharap agar peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan hubungan antaranggota dan menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, mereka juga meminta doa agar Adab Auli Rizki segera pulih dari luka-lukanya.(n/014)
MEDAN Ikatan Media Online (IMO) Sumatera Utara menyoroti tantangan berat yang dihadapi media online dalam mempertahankan keberlangsungan u
NASIONAL
JAKARTA Irjen Pol Pasma Royce resmi menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali setelah serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin
NASIONAL
JAKARTA Wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencuat setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait polemik persyarat
POLITIK
MEDAN Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumatera Utara menutup operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan be
KESEHATAN
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1 di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan
PERISTIWA
MEDAN Seorang pria berinisial PH alias Bapak Ica (29) ditangkap polisi setelah aksinya menghadang dan diduga memalak sopir truk di Kabupat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Tinggi (PT) Medan menguatkan vonis terhadap dua terdakwa kasus korupsi proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat J
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat realisasi program bedah rumah sebanyak 15.011 unit pada 2026. Upaya i
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menawarkan sejumlah potensi kerja sama investasi kepada Jepang, mulai d
EKONOMI
MEDAN Seorang pemuda bernama Ahlad (21) tewas setelah mengalami kecelakaan di Jalan Marelan Raya, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Kor
PERISTIWA