Rico Waas: Kesehatan Reproduksi Bukan Hanya Urusan Perempuan, Laki-laki Juga Harus Paham
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangkaian kegiatan edukatif bertajuk Spark Go To
KESEHATAN
DELI SERDANG –Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara memanggil sejumlah pejabat terkait untuk memberikan klarifikasi atas tewasnya Rindu Syahputra Sinaga, seorang siswa berusia 14 tahun, yang meninggal dunia pada Selasa (1/10) kemarin. Rindu sebelumnya dilaporkan tewas setelah dihukum dengan squat jump sebanyak 100 kali oleh guru di SMP N 1 STM Hilir.
Pjs Kepala Ombudsman Sumut, James Marihot, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memanggil Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang, Yudi Hilmawan, Kepala SMP N 1 STM Hilir, dan guru berinisial SW yang terlibat dalam insiden tersebut. Dalam pertemuan itu, James mengungkapkan bahwa guru SW berada dalam kondisi syok akibat kejadian ini.
“Dia (guru) termasuk syok dan sampai sekarang merasa diteror. Ia menerima pesan WhatsApp yang menyudutkannya dengan tuduhan bahwa dia adalah pembunuh dan harus bertanggung jawab,” jelas James.
James juga menekankan pentingnya asas praduga tak bersalah dalam situasi ini, baik bagi guru maupun pihak lain yang terlibat. “Kami mengingatkan kepada Kepsek dan seluruh masyarakat untuk tidak terburu-buru dalam memberikan penilaian. Proses hukum di kepolisian masih berlangsung,” tambahnya.
Rindu Syahputra sebelumnya dihukum pada Kamis (19/9) karena gagal menghafal nama-nama nabi dalam Alkitab, yang mengharuskan dia melakukan squat jump sebanyak 100 kali. Setelah dihukum, Rindu mulai menunjukkan tanda-tanda sakit dan dibawa ke klinik sebelum akhirnya meninggal dunia di RS Sembiring, Deli Serdang.
Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki kasus ini dengan melakukan ekshumasi pada Selasa (1/10) dan memeriksa sembilan saksi terkait. Proses penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai kronologi kejadian serta faktor-faktor yang menyebabkan tragedi ini.
Keluarga Rindu dan masyarakat setempat menuntut keadilan, sementara pihak sekolah dan Dinas Pendidikan diminta untuk bertanggung jawab atas kejadian tragis ini. Ombudsman juga mengingatkan pentingnya penanganan yang baik terhadap anak-anak dalam lingkungan pendidikan, termasuk perlunya pendekatan yang lebih humanis dalam memberikan hukuman.
Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat betapa pentingnya perlindungan terhadap anak di sekolah dan penegakan hak-hak siswa dalam proses belajar mengajar.(N/014)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangkaian kegiatan edukatif bertajuk Spark Go To
KESEHATAN
JAKARTA Akademisi Rocky Gerung resmi menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto
SOSOK
JAKARTA Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar mengatakan mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak khawatir menghadapi gugat
POLITIK
YOGYAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi kediaman mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Sleman, Yogyaka
POLITIK
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Andreas Hugo Pareira menanggapi pandangan sejumlah pengamat yang menilai reshuffle kabinet Presi
POLITIK
JAKARTA Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menghadiri pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira
NASIONAL
JAKARTA iQOO resmi memperkenalkan ponsel gaming terbarunya, iQOO 16, dengan sejumlah spesifikasi kelas atas yang dirancang untuk menduku
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Atasan idealnya membantu menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan mendukung karyawan. Namun, perilaku bos yang toxic atau tok
ENTERTAINMENT
SUMBA BARAT DAYA Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), p
PERISTIWA
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan strategis mengalami perubahan pada Minggu, 4 Oktober 2026. Berdasarkan catatan Pusat Informasi H
EKONOMI