Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
MEDAN -Gerombolan geng motor tampak semakin merajalela di Kota Medan, terlihat berkeliaran tanpa rasa takut di kawasan pusat kota, khususnya di depan Mal Deli Park. Kejadian ini terjadi pada Sabtu sore sekitar pukul 15:00 WIB, ketika belasan sepeda motor konvoi berboncengan melintas dengan aksi yang cukup mengganggu.
Rekaman video singkat yang diunggah oleh akun Instagram @tkpmedan menunjukkan bahwa anggota geng motor tersebut diduga membawa senjata tajam. Dalam video tersebut, mereka tampak mengacungkan senjata tajam sambil mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, melintas di Jalan Guru Patimpus menuju Jalan Gatot Subroto.
Kekhawatiran warga semakin meningkat seiring dengan kebebasan geng motor tersebut berkeliaran. Warganet pun berbondong-bondong mengekspresikan keresahan mereka di media sosial, mempertanyakan keberadaan aparat kepolisian. Salah satu komentar dari pengguna Instagram, @adhira6869adi, menyatakan, “Aparatnya pada kemana woi?”
Ketika dikonfirmasi mengenai insiden ini, Kapolrestabes Medan Kombes Teddy John Sahala Marbun tidak memberikan banyak komentar. Ia justru mempertanyakan lokasi dan waktu kejadian tersebut terekam di video. Kombes Teddy menegaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan upaya pencegahan, termasuk patroli di berbagai titik rawan kejahatan.
“Kita tetap melaksanakan patroli. Mohon informasi dari masyarakat agar melapor ke nomor 110 untuk kecepatan respon,” ungkapnya.
Tindakan pencegahan ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan di kota, namun masyarakat tetap merasa was-was dengan keberadaan geng motor bersenjata yang berkeliaran dengan leluasa. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas pengawasan dan penegakan hukum oleh pihak berwenang.
Sementara itu, para pengamat sosial mengingatkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat kepolisian untuk menjaga keamanan. Mereka mendorong warga untuk aktif melaporkan kejadian mencurigakan agar situasi di Medan tidak semakin memburuk.
Dengan situasi yang semakin mengkhawatirkan ini, diharapkan pihak kepolisian dapat meningkatkan patroli dan tindakan tegas terhadap geng motor yang beroperasi di wilayah hukum mereka. Warga Medan tentu berharap, dengan adanya kerjasama antara masyarakat dan pihak berwenang, keamanan di kota ini dapat terjaga dengan baik.
(N/014)
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN