BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Petugas Pemadam Jadi Korban Perampokan, Terancam Celurit di Mako Damkar

BITVonline.com - Jumat, 13 September 2024 10:12 WIB
Petugas Pemadam Jadi Korban Perampokan, Terancam Celurit di Mako Damkar
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

YOGYAKARTA  — Sebuah insiden perampokan terjadi di Markas Pemadam Kebakaran (Mako Damkar) Kabupaten Sleman pada pagi hari ini, melibatkan seorang petugas berinisial T (45) sebagai korban. Perampokan ini menggegerkan lingkungan sekitar dan menambah daftar kejadian kriminal di wilayah tersebut.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tersebut terjadi pada sekitar pukul 04.20 WIB saat petugas piket Damkar Sleman, yang saat itu hanya terdiri dari korban, menerima laporan dari call center mengenai adanya ular yang masuk ke rumah warga di Jomboran, Sendangagung, Minggir, Sleman. Namun, laporan tersebut kemudian diketahui sebagai laporan palsu.

Setelah menerima laporan tersebut, tiga petugas Damkar segera meluncur ke lokasi pelaporan. Akibatnya, hanya tersisa satu petugas di Mako Damkar Sleman, yakni korban T. Tak lama setelah itu, enam orang tak dikenal mendatangi kantor Damkar.

Kejadian Perampokan

Para pelaku, yang datang dengan niat jahat, langsung mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis celurit. Dalam situasi yang penuh ketegangan, para perampok meminta tas kerja korban yang berisi dompet dan ponsel. Dengan ancaman senjata yang menakutkan, korban tak bisa berbuat banyak dan akhirnya menyerahkan barang-barangnya.

Kapolresta Sleman, Kombes Yuswanto Ardi, menjelaskan bahwa dalam insiden tersebut, korban juga sempat dimasukkan ke dalam kamar oleh pelaku, menambah ketegangan dan ketidaknyamanan yang dialami oleh petugas tersebut.

“Para pelaku langsung melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam jenis celurit sambil meminta tas kerja korban yang berisi dompet serta HP,” ujar Kombes Ardi dalam keterangan persnya. “Setelah itu, pelaku meninggalkan lokasi dengan barang-barang korban.”

Respons Kepolisian

Pihak kepolisian, setelah menerima laporan, langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku perampokan tersebut. Penyelidikan intensif dilakukan mengingat sifat kejahatan ini yang mengancam keselamatan dan melibatkan institusi yang penting seperti Damkar.

Kombes Ardi menambahkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan tim investigasi untuk menemukan para pelaku dan memastikan keamanan bagi petugas Damkar serta masyarakat luas.

Tanggapan Masyarakat dan Keluarga

Kejadian ini menuai reaksi dari masyarakat dan keluarga korban. Banyak yang merasa prihatin dan menuntut agar kasus ini diusut tuntas. Mereka berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan memberikan rasa aman kepada petugas serta warga lainnya.

Kesimpulan

Perampokan yang terjadi di Mako Damkar Sleman menyoroti pentingnya keamanan dan kewaspadaan, terutama bagi institusi pelayanan publik yang sering kali beroperasi pada jam-jam yang tidak biasa. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan bagi petugas yang bekerja keras untuk melayani dan melindungi masyarakat.

Dengan investigasi yang tengah berjalan, diharapkan pelaku perampokan dapat segera ditangkap dan diberikan sanksi yang setimpal. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan ke pihak berwajib.

(K/09)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru