Febrie Adriansyah Ungkap Alasan Tinggalkan Jabatan Jampidsus, Siapa yang Memintanya Mundur?
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengungkapkan bahwa dirinya meningg
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Polda Metro Jaya mengungkap kasus serius yang melibatkan tersangka berinisial AP (27), yang diduga melakukan ancaman terhadap AD, putri dari musisi terkenal David Bayu, sebelum akhirnya menyebarluaskan video syur. Penangkapan AP yang merupakan mantan kekasih AD ini, mengungkapkan detail baru tentang motif dan tindakan kriminal yang dilakukannya.
Menurut Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, tersangka AP sebelumnya mengancam AD dengan meminta balikan sebelum melanjutkan tindakannya yang lebih serius. “Bentuk ancaman yang dilayangkan adalah permintaan untuk kembali bersama. Ini sempat disampaikan melalui pesan pribadi kepada AD,” jelas Ade Safri dalam konferensi pers yang diadakan pada Rabu, 14 Agustus 2024.
Pihak kepolisian telah menyita ponsel milik AD untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai komunikasi antara korban dan tersangka. Dalam penyelidikan, ditemukan bukti berupa ancaman dari AP yang berisi konten video bermuatan asusila yang dikirimkan melalui media sosial. “Ada bukti komunikasi yang menunjukkan ancaman penyebaran video oleh tersangka kepada saksi AD,” tambah Ade Safri.
Tindak pidana ini bermula dari keputusan AD untuk mengakhiri hubungan dengan AP, yang kemudian mengakibatkan rasa sakit hati pada tersangka. Dalam keadaan marah dan kecewa, AP mengirimkan video syur tersebut ke akun media sosial dan menyebarkannya hingga menjadi viral. Polisi menegaskan bahwa mereka akan memproses hukum terhadap akun-akun media sosial yang turut menyebarluaskan video tersebut.
“Jika unsur delik seperti mendistribusikan, mentransmisikan, atau menyebarluaskan konten asusila terbukti, maka pihak-pihak yang terlibat akan dikenakan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ade Safri.
Tersangka AP telah ditangkap pada Sabtu dini hari, 10 Agustus 2024, di rumahnya yang terletak di Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur. Dengan beredarnya video syur tersebut, AP kini terancam hukuman berat. Ia dijerat dengan Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta Pasal 4 ayat (1) jo Pasal 29 dan/atau Pasal 7 jo Pasal 33 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Jika terbukti bersalah, AP dapat dikenakan pidana maksimal 15 tahun penjara.
Kasus ini mencerminkan kompleksitas masalah hukum yang melibatkan teknologi dan privasi pribadi. Pihak kepolisian terus bekerja untuk menuntaskan kasus ini dan memastikan keadilan bagi korban. Penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber seperti ini penting untuk memberikan efek jera dan melindungi hak-hak privasi individu.
(K/09)
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengungkapkan bahwa dirinya meningg
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK
EKONOMI
BANDUNG Presiden ke6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengenang pengalamannya menghadapi demonstrasi selama menjabat
POLITIK
DELI SERDANG Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang menggerebek tiga lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara (Sumut) meningkat empat kali lipat sepanjang 20
NASIONAL
MEDAN Kisruh pengelolaan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AlHikmah Medan kembali mencuat. Persoalan tersebut mencakup status kepemimpi
NASIONAL
PEKANBARU Yayasan Jaga Riau Indonesia mendesak Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau dan Gubernur Riau segera mengambil langkah konkre
NASIONAL
MEDAN Kota Medan mengalami penurunan permukaan tanah sekitar 33 milimeter atau 3,3 sentimeter per tahun. Angka tersebut terungkap dalam
NASIONAL
JAKARTA Suroso Isnandar ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo. Pergantian pimpinan perusahaan
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa Don Ritto alias Idon menilai jaksa penuntut umum (JPU) mencampuradukkan honorarium advokat, kegiatan bisnis, dan hubung
HUKUM DAN KRIMINAL