BREAKING NEWS
Rabu, 25 Maret 2026

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Hadiri Tanwir I Aisyiyah, Tegaskan Komitmen Kawal Isu Perempuan

BITVonline.com - Rabu, 15 Januari 2025 06:31 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Hadiri Tanwir I Aisyiyah, Tegaskan Komitmen Kawal Isu Perempuan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Tanwir I Aisyiyah yang digelar di Hotel Tavia Heritage, Jakarta Pusat, pada Rabu (15/1). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menekankan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan isu kesetaraan gender serta perlindungan terhadap perempuan dan anak di Indonesia.

Acara yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Mendikdasmen yang juga Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, serta Ketua Umum PP Aisyiyah Salmah Orbayinah, ini juga menjadi momen penting dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KPK dan PP Aisyiyah mengenai perlindungan perempuan dan anak.

Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan pentingnya kesetaraan gender di Indonesia sebagai bagian dari perjuangan global. Kapolri menyebutkan bahwa perjuangan kesetaraan gender telah lama berlangsung, baik di Indonesia maupun dunia internasional, dengan tokoh-tokoh sejarah seperti Cut Nyak Dien, RA Kartini, hingga Nyai Ahmad Dahlan yang menjadi bagian dari gerakan tersebut.

“Kesetaraan gender ini sudah menjadi isu global dan kita terus kawal bersama. Indonesia memiliki banyak perempuan hebat, termasuk presiden perempuan pertama kita, Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menyampaikan bahwa Polri telah memberikan ruang yang luas bagi perempuan, terutama Polwan, untuk berkarier di berbagai bidang di kepolisian. Ia menyebutkan bahwa saat ini terdapat enam Polwan berpangkat Brigjen, dan Polwan juga berkesempatan menjadi Kapolda. Kapolri berharap Indonesia suatu saat nanti dapat memiliki Kapolri perempuan.

“Kami terus mendorong para Polwan untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Harapan kami, ke depan Indonesia juga memiliki Kapolri wanita,” tambah Kapolri.

 Kapolri juga mengumumkan pembentukan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak (PPA-PPO) di Bareskrim Polri, setelah diterbitkannya Perpres No. 20 Tahun 2024. Direktorat ini diharapkan dapat mengoptimalkan penanganan isu-isu terkait perempuan dan anak, yang memerlukan perhatian khusus.

“Penanganan isu perempuan dan anak harus dilakukan dengan pendekatan yang hati-hati. Ini adalah tugas yang sangat penting, dan hanya dapat dilakukan dengan melibatkan perempuan,” terang Kapolri.

(N/014)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru