Enam Tahun Buron! Harun Masiku Belum Juga Ditemukan, KPK Buka Suara
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Facebook, yang kini berada di bawah payung Meta, meluncurkan program baru bernama Creator Fast Track yang menawarkan bayaran hingga 3.000 dolar AS (sekitar Rp50 juta) per bulan bagi para kreator besar untuk memindahkan konten mereka ke platform media sosial raksasa ini.
Program ini secara spesifik menargetkan kreator dengan lebih dari satu juta pengikut di platform lain seperti TikTok dan YouTube, dengan imbalan berupa pembayaran tinggi dan kewajiban untuk mengunggah 15 video pendek (Reels) setiap bulannya.
Meta mengklaim telah menginvestasikan hampir 3 miliar dolar AS pada tahun 2025 untuk memperkuat ekosistem konten mereka.Baca Juga:
Namun, meskipun tawaran tersebut cukup menggiurkan, kritik tajam terhadap strategi ini mulai muncul dari para kreator dan pengamat industri.
Salah satu kritik datang dari Jordan Schwarzenberger, manajer grup kreator Sidemen. Ia menyatakan bahwa meski tawaran Facebook cukup besar, hal itu tidak menyentuh akar masalah.
"Sebagai kreator, Anda selalu mengikuti audiens, jadi ini tidak menyelesaikan masalah. Facebook sudah lama ditinggalkan sebagai platform utama," ungkapnya, mengutip pandangan yang cukup kritis terhadap langkah Meta.
Schwarzenberger menambahkan, dalam dunia kreator, arah pergerakan selalu mengikuti audiens, bukan sebaliknya.
Meskipun kreator diajak untuk pindah platform, belum tentu penggemar mereka akan mengikuti, mengingat bahwa TikTok, YouTube, dan Instagram lebih sering digunakan oleh audiens.
Lebih jauh lagi, ia menyoroti angka bayaran yang ditawarkan oleh Meta. Dengan bayaran sekitar 200 dolar AS (Rp3,3 juta) per video, Schwarzenberger menilai bahwa nominal tersebut belum cukup untuk menutupi biaya produksi bagi banyak kreator besar.
"Bahkan bagi kreator dengan jutaan pengikut, mereka sudah meraup pendapatan lebih besar dari brand partnership dan monetisasi langsung di platform lain," tambahnya.
Sementara itu, bagi kreator yang memiliki pengikut di bawah satu juta, Meta menawarkan bayaran hingga 1.000 dolar AS atau sekitar Rp16 juta per bulan, dengan kewajiban yang sama untuk mengunggah 15 video Reels setiap bulannya.
Program ini, yang hanya berlaku di Amerika Serikat dan Kanada untuk sementara, dinilai hanya akan menarik bagi kreator kecil dan tidak memberikan dampak yang besar untuk platform, baik bagi kreator besar maupun penonton.
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan proses ekstradisi tersangka kasus korupsi eKTP, Paulus Tannos, masih terus berjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan hasil kajian terkait tata kelola program prioritas pemerintah Makan Bergizi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEKASI Seorang sopir mobil operasional berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Wawan Supandi (56), ditangkap polisi setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, dikabarkan tengah mengikuti program pendidikan m
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang kurir narkoba berinisial SA (36) yang kedapatan membawa 10 kilogram sabu d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi dan semangat k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemulihan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologiAceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Baratterus menun
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat program peningkatan status Puskesmas menjadi fasilitas rawat inap d
KESEHATAN
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menata kembali ekosistem wila
PEMERINTAHAN