Gugatan MBG di UU APBN 2026 Dicabut, MK Pastikan Perkara Tak Bisa Diajukan Ulang
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan pencabutan uji materi terhadap UndangUndang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 20
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Facebook, yang kini berada di bawah payung Meta, meluncurkan program baru bernama Creator Fast Track yang menawarkan bayaran hingga 3.000 dolar AS (sekitar Rp50 juta) per bulan bagi para kreator besar untuk memindahkan konten mereka ke platform media sosial raksasa ini.
Program ini secara spesifik menargetkan kreator dengan lebih dari satu juta pengikut di platform lain seperti TikTok dan YouTube, dengan imbalan berupa pembayaran tinggi dan kewajiban untuk mengunggah 15 video pendek (Reels) setiap bulannya.
Meta mengklaim telah menginvestasikan hampir 3 miliar dolar AS pada tahun 2025 untuk memperkuat ekosistem konten mereka.Baca Juga:
Namun, meskipun tawaran tersebut cukup menggiurkan, kritik tajam terhadap strategi ini mulai muncul dari para kreator dan pengamat industri.
Salah satu kritik datang dari Jordan Schwarzenberger, manajer grup kreator Sidemen. Ia menyatakan bahwa meski tawaran Facebook cukup besar, hal itu tidak menyentuh akar masalah.
"Sebagai kreator, Anda selalu mengikuti audiens, jadi ini tidak menyelesaikan masalah. Facebook sudah lama ditinggalkan sebagai platform utama," ungkapnya, mengutip pandangan yang cukup kritis terhadap langkah Meta.
Schwarzenberger menambahkan, dalam dunia kreator, arah pergerakan selalu mengikuti audiens, bukan sebaliknya.
Meskipun kreator diajak untuk pindah platform, belum tentu penggemar mereka akan mengikuti, mengingat bahwa TikTok, YouTube, dan Instagram lebih sering digunakan oleh audiens.
Lebih jauh lagi, ia menyoroti angka bayaran yang ditawarkan oleh Meta. Dengan bayaran sekitar 200 dolar AS (Rp3,3 juta) per video, Schwarzenberger menilai bahwa nominal tersebut belum cukup untuk menutupi biaya produksi bagi banyak kreator besar.
"Bahkan bagi kreator dengan jutaan pengikut, mereka sudah meraup pendapatan lebih besar dari brand partnership dan monetisasi langsung di platform lain," tambahnya.
Sementara itu, bagi kreator yang memiliki pengikut di bawah satu juta, Meta menawarkan bayaran hingga 1.000 dolar AS atau sekitar Rp16 juta per bulan, dengan kewajiban yang sama untuk mengunggah 15 video Reels setiap bulannya.
Program ini, yang hanya berlaku di Amerika Serikat dan Kanada untuk sementara, dinilai hanya akan menarik bagi kreator kecil dan tidak memberikan dampak yang besar untuk platform, baik bagi kreator besar maupun penonton.
Kendati demikian, Meta berharap program ini dapat membantu memperluas ekosistem konten di Facebook, yang belakangan semakin tertinggal dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya, terutama TikTok dan YouTube.
Namun, kritik ini menunjukkan bahwa meskipun tawaran bayaran yang besar, sikap kreator dan audiens yang setia lebih berpengaruh dalam menentukan keberhasilan suatu platform dalam jangka panjang.
Sebuah tantangan besar bagi Meta untuk mempertahankan relevansi Facebook di tengah persaingan ketat dunia media sosial.*
(in/ad)
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan pencabutan uji materi terhadap UndangUndang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 20
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik melalui
PEMERINTAHAN
LAMPUNG Kasus kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, yang menewaska
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah pengamat politik menilai sanksi teguran keras dari Partai Gerindra terhadap Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Assidiqi be
POLITIK
PATI Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto tidak boleh tercoreng oleh pr
NASIONAL
TAPTENG Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) mengamankan seorang personel kepolisian berinisial Aipda JEB yang diduga terlibat dalam penyalahg
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Apple kembali mengejutkan pasar perangkat komputasi dengan meluncurkan MacBook Neo, laptop Mac termurah yang dibanderol mulai 599
SAINS DAN TEKNOLOGI
PATI Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pemerintah akan memberikan pendampingan menyeluruh bagi korban kasus pelece
NASIONAL
JAKARTA Pasal 34 UndangUndang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan kembali diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini, advokat Moratu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materi yang meminta syarat pendidikan minimal calon anggota legislatif ditingkat
POLITIK