BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

Gerindra Hanya Beri Sanksi Teguran untuk Anggota DPRD Jember yang Merokok dan Main Gim saat Rapat, Pengamat: Terlalu Ringan

Nurul - Jumat, 15 Mei 2026 20:57 WIB
Gerindra Hanya Beri Sanksi Teguran untuk Anggota DPRD Jember yang Merokok dan Main Gim saat Rapat, Pengamat: Terlalu Ringan
Majelis Kehormatan Partai Gerindra menjatuhkan sanksi teguran berat kepada Achmad Syahri Assidiqi setelah tertangkap bermain game saat RDP. (Foto: CNN Indonesia/ Taufiq Hidayatullah)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Sejumlah pengamat politik menilai sanksi teguran keras dari Partai Gerindra terhadap Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Assidiqi belum cukup memberikan efek jera.

Syahri sebelumnya menjadi sorotan setelah tertangkap bermain gim dan merokok saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi D DPRD Jember bersama mitra kerja yang membahas isu stunting hingga layanan kesehatan.

Pengamat politik Universitas Airlangga, Airlangga Pribadi, menilai tindakan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut etika pejabat publik dalam forum resmi negara.

Baca Juga:

Menurut dia, DPRD merupakan lembaga representasi rakyat sehingga perilaku anggotanya di ruang rapat akan memengaruhi kepercayaan publik terhadap institusi politik.

"DPRD adalah representasi rakyat, sehingga perilaku di ruang rapat mencerminkan kualitas demokrasi," ujar Airlangga, Jumat, 15 Mei 2026.

Ia menilai langkah Gerindra yang menjatuhkan teguran keras dan terakhir sudah tepat sebagai awal penanganan.

Namun, menurut dia, perlu ada konsekuensi tambahan agar memberikan efek edukatif.

Airlangga menyebut opsi seperti evaluasi internal hingga pembatasan penugasan sementara dapat dipertimbangkan untuk memperkuat sanksi etik.

"Jika pelanggaran seperti ini dianggap ringan, publik bisa melihat ada toleransi terhadap perilaku tidak profesional," katanya.

Senada, pengamat politik Universitas Brawijaya, Wawan Sobari, menilai sanksi yang dijatuhkan partai masih belum proporsional dengan fungsi dan tanggung jawab anggota dewan sebagai wakil rakyat.

Ia menegaskan, meski mekanisme sanksi berada di masing-masing partai, tindakan tersebut tetap harus mencerminkan kepentingan publik.

"Kalau melihat peran anggota DPR sebagai wakil rakyat, sanksi tersebut masih kurang mewakili kepentingan publik," ujarnya.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
MK Tolak Gugatan Syarat S2 untuk Caleg, Ini Alasannya
Rupiah Jebol Rp17.600! Ini Daftar Barang yang Berpotensi Naik Harga dalam Waktu Dekat
Sekjen Projo: Jokowi Bukan Milik Kelompok atau Partai Mana Pun, Tapi Milik Rakyat Indonesia
Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Khilaf, Saya Manusia Biasa
Gerindra Beri Teguran Keras ke Anggota DPRD Jember yang Merokok dan Main Game Saat Rapat
Gerindra Gelar Sidang Etik Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game Saat Rapat Stunting
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru