BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

Dukung Ekonomi Daerah, MBG Diwajibkan Gunakan Telur Produksi Lokal

Raman Krisna - Jumat, 15 Mei 2026 22:53 WIB
Dukung Ekonomi Daerah, MBG Diwajibkan Gunakan Telur Produksi Lokal
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. (foto: BGN RI/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menggunakan telur produksi lokal sebagai bahan utama menu.

Dadan mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden agar program MBG turut memperkuat ekonomi daerah melalui penyerapan produk dalam negeri.

"Sesuai keinginan Presiden, telur untuk Program MBG terutama wajib menggunakan produksi lokal," kata Dadan dalam keterangan resmi BGN, Jumat (15/5/2026).

Baca Juga:

Ia menegaskan, tidak hanya telur, seluruh SPPG juga diminta memprioritaskan bahan pangan dari peternak dan pelaku usaha lokal di masing-masing wilayah.

"SPPG diminta mengutamakan produk dan produksi lokal," ujarnya.

Menurut Dadan, apabila mitra pelaksana memiliki koperasi atau jaringan pemasok sendiri, maka tetap diharapkan menyerap hasil produksi peternak setempat agar manfaat ekonomi program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kebijakan tersebut, kata dia, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penggunaan bahan pangan dalam negeri, khususnya sumber protein seperti telur dalam program MBG.

Lebih lanjut, BGN tidak menetapkan menu nasional yang seragam dalam pelaksanaan program.

Lembaga tersebut hanya menentukan standar komposisi gizi yang harus dipenuhi setiap menu.

"BGN tidak menetapkan menu nasional, tapi membuat standar komposisi gizi," kata Dadan.

Untuk memastikan kualitas gizi tetap terjaga, BGN juga menempatkan tenaga ahli gizi di setiap SPPG.

Mereka bertugas menyusun menu berbasis potensi pangan lokal sekaligus menyesuaikan dengan selera masyarakat setempat.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ketua MPR Ingatkan Dampak Perang: Hidup Masyarakat Kian Berat, Harga BBM dan Pangan Ikut Naik
Zulhas: Sawit Tak Boleh Dikuasai Konglomerasi, Rakyat Harus Jadi Pemilik
Gugatan MBG di UU APBN 2026 Dicabut, MK Pastikan Perkara Tak Bisa Diajukan Ulang
Kemnaker Gelontorkan Rp30,3 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumbar, Fokus Pelatihan AI
Panglima TNI Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Kemandirian Pangan Nasional
Ekspor Pupuk RI Tembus Australia, Prabowo Dapat Ucapan Terima Kasih Langsung dari PM Albanese
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru