BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Mayoritas Infrastruktur Terdampak Bencana di Sumatera Sudah Pulih, Konektivitas Berangsur Normal

Raman Krisna - Selasa, 12 Mei 2026 21:47 WIB
Mayoritas Infrastruktur Terdampak Bencana di Sumatera Sudah Pulih, Konektivitas Berangsur Normal
Perbaikan infrastruktur di tiga daerah terdampak bencana hidrometeorologi, yakni Aceh, Sumut, dan Sumbar, terus menunjukkan progres signifikan dalam mempercepat pemulihan konektivitas sosial dan ekonomi masyarakat. (foto: Satgas PRR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Pemulihan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologi—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—terus menunjukkan kemajuan signifikan.

Akses jalan, jembatan, hingga jalur logistik kini mulai kembali berfungsi dan menopang aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

Berdasarkan data Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) per 11 Mei 2026, sekitar 94 persen dari total 2.421 ruas jalan daerah yang sempat rusak telah kembali beroperasi secara fungsional.

Baca Juga:

Selain itu, sekitar 67 persen dari 1.181 jembatan daerah terdampak juga sudah dapat digunakan kembali.

Sementara itu, infrastruktur jalan dan jembatan nasional dilaporkan telah 100 persen berfungsi, sehingga distribusi logistik dan mobilitas masyarakat kembali berjalan normal.

Juru Bicara Satgas PRR Amran mengatakan proses pemulihan di lapangan menunjukkan progres yang cukup cepat, termasuk pembersihan material lumpur yang sebelumnya menutup drainase dan irigasi di sekitar infrastruktur terdampak.

"Kondisi di lapangan sudah menunjukkan progres signifikan dan hampir tuntas. Untuk akses jalan nasional bahkan sudah 100 persen terhubung. Saat ini tinggal pembersihan drainase yang tertutup lumpur," kata Amran, Rabu (6/5/2026).

Ia menjelaskan, sebagian jembatan yang telah difungsikan saat ini masih bersifat sementara, seperti jembatan bailey.

Pembangunan jembatan permanen masih terus dilakukan sebagai bagian dari tahap rekonstruksi jangka panjang.

"Dari sisi fungsional, hampir seluruh akses sudah dapat digunakan kembali. Namun untuk kondisi permanen seperti sebelum bencana tentu membutuhkan waktu lebih panjang," ujarnya.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan percepatan pemulihan infrastruktur menjadi prioritas pemerintah agar aktivitas masyarakat segera kembali normal.

"Penanganan infrastruktur pascabencana menjadi prioritas kami agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman," kata Dody.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ibu Hamil Ditandu 30 Km di Tapteng, Bobby Nasution Percepat Puskesmas Rawat Inap di Daerah Terpencil Sumut
Bukan Sekadar Bangun Infrastruktur, Bupati Tapteng Dorong Penataan Ekosistem Usai Banjir Bandang dan Longsor
Sekda Aceh Lantik Pejabat Baru, Gubernur Tekankan Birokrasi Harus Lebih Responsif dan Profesional
Kolaborasi Pemko dan PWPM Dorong Medan Jadi Destinasi Wisata Unggulan
Prabowo Panggil AHY hingga Rosan, Ini yang Dibahas
Wagub Sumut Surya Tinjau UPTD BIAPAL Sergai, Sektor Perikanan Dibidik Dongkrak PAD
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru