BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Ibu Hamil Ditandu 30 Km di Tapteng, Bobby Nasution Percepat Puskesmas Rawat Inap di Daerah Terpencil Sumut

Abyadi Siregar - Selasa, 12 Mei 2026 21:07 WIB
Ibu Hamil Ditandu 30 Km di Tapteng, Bobby Nasution Percepat Puskesmas Rawat Inap di Daerah Terpencil Sumut
Gubsu Bobby Nasution, meninjau langsung Posyandu Pembantu (Postu) serta berdialog dengan masyarakat Desa Pulau Kampai, Kec. Pangkalan Susu, Kab. Langkat, saat melakukan kunjungan kerja, baru-baru ini. (foto: Dok. Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN pemerintah/" target="_blank">Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat program peningkatan status Puskesmas menjadi fasilitas rawat inap di wilayah terpencil.

Kebijakan ini menyusul kasus seorang ibu hamil di Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang harus ditandu sejauh 30 kilometer selama sekitar enam jam akibat minimnya akses jalan dan jauhnya fasilitas kesehatan.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut.

Baca Juga:

Ia menegaskan bahwa kondisi layanan kesehatan di daerah terpencil harus menjadi perhatian serius seluruh pemerintah daerah.

"Kami dari provinsi menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah bersama agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat lebih mudah dijangkau," kata Bobby Nasution di Medan, Selasa (12/5/2026).

Menurut Bobby, persoalan utama di wilayah terpencil tidak hanya terbatas pada ketersediaan fasilitas kesehatan, tetapi juga akses infrastruktur menuju layanan tersebut yang masih terbatas.

Karena itu, Pemprov Sumut mendorong percepatan peningkatan Puskesmas menjadi Puskesmas rawat inap, terutama di wilayah dengan jarak lebih dari 30 kilometer dari rumah sakit rujukan.

"Puskesmas yang jaraknya lebih dari 30 kilometer dari rumah sakit kita dorong menjadi Puskesmas rawat inap. Program ini sudah kita siapkan dan dipercepat mulai tahun ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemprov Sumut telah meminta pemerintah kabupaten dan kota melakukan pengecekan terhadap standar fasilitas Puskesmas di wilayah masing-masing.

Jika memenuhi kriteria, pemerintah provinsi akan memberikan dukungan anggaran untuk peningkatan layanan.

"Standarnya sudah ada. Ketika sudah memenuhi standar, pemerintah/" target="_blank">Pemerintah Provinsi akan membantu agar Puskesmas tersebut bisa menjadi Puskesmas rawat inap," kata Bobby Nasution.

Program ini sebelumnya direncanakan mulai pada 2027. Namun, pelaksanaannya dipercepat tahun ini setelah adanya dukungan dari pemerintah pusat.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bukan Sekadar Bangun Infrastruktur, Bupati Tapteng Dorong Penataan Ekosistem Usai Banjir Bandang dan Longsor
Pemkot Tanjungbalai Percepat Pembangunan Gerai KDMP/KKMP, Ini Targetnya
Sekda Aceh Lantik Pejabat Baru, Gubernur Tekankan Birokrasi Harus Lebih Responsif dan Profesional
Harga Minyakita di Medan Tembus Rp22 Ribu! DPRD Desak Pemko Sidak Pasar
Camat Medan Polonia Turun Tangan, Sengketa Akses Jalan Pekong Dimediasi
Kolaborasi Pemko dan PWPM Dorong Medan Jadi Destinasi Wisata Unggulan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru