8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
BOGOR – Sabtu, 30 Maret 2024, Panglima Komando Daerah Militer Jaya, Mayjen TNI Mohamad Hasan, turun ke lapangan untuk langsung meninjau lokasi meledaknya Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Paldam Jaya di Ciangsana. Ditemani oleh sejumlah pejabat utama Kodam Jaya, beliau siap memberikan keterangan kepada media mengenai kejadian yang menimpa gudang tersebut.
Dalam jumpa pers yang digelar di lokasi kejadian, Pangdam Jaya menjelaskan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 18.05 WIB setelah adanya indikasi kepulan asap di Gudang nomor 6, yang berisi munisi yang sudah kadaluwarsa serta sekitar 160.000 jenis munisi dan bahan peledak yang dikembalikan dari satuan jajaran Kodam Jaya.
“Sampai saat ini, kami telah melakukan pemeriksaan di seluruh area hingga radius 1 kilometer dari lokasi, dan kami memastikan tidak ada korban jiwa meskipun kami belum dapat masuk ke lokasi karena masih adanya potensi ledakan kecil,” ungkap Pangdam Jaya.
Pangdam menegaskan bahwa sistem pergudangan di Kodam Jaya telah dirancang dengan sangat aman, berada di bawah lapisan bunker dengan tanggul-tanggul pengaman di sekitarnya. “Kami memastikan bahwa prosedur dan sistem pengamanan di gudang ini telah dirancang dengan baik dan sangat aman,” tambahnya.
Menyikapi penyebab ledakan, Pangdam menjelaskan bahwa kemungkinan besar disebabkan oleh munisi yang sudah kadaluwarsa dan sudah tidak terpakai lagi. “Kami telah mengeluarkan surat penghapusan awal tahun ini dan sedang dalam proses penataan gudang ini. Kemungkinan adanya gesekan pada bahan kimia yang sangat labil dapat menyebabkan asap dan akhirnya ledakan,” paparnya.
Pangdam Jaya juga menghimbau kepada warga Ciangsana yang terdampak untuk tetap waspada dan melaporkan bila menemukan proyektil munisi atau materi dari gudang tersebut. “Kami mengimbau agar warga yang terdampak memeriksa dengan cermat apakah ada dampak dari ledakan ini, dan bila menemukan barang-barang dari gudang, segera laporkan kepada aparat yang berwenang,” tuturnya dengan tegas.
Insiden meledaknya Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Paldam Jaya menjadi sorotan serius, namun kewaspadaan dan respons cepat dari pihak berwenang, termasuk Pangdam Jaya, menjamin bahwa situasi tetap terkendali meskipun terjadi insiden yang tidak terduga.
(AS)
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA Layanan media sosial milik Meta, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook, dilaporkan mengalami gangguan pada Jumat malam (12/6/202
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri klaim mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyebut adany
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Ju
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kondisi keuangan daerah masih aman dan mencukupi untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perj
PEMERINTAHAN
MEDAN Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara un
EKONOMI
JAKARTA Layanan media sosial Facebook dan Messenger dilaporkan mengalami gangguan massal di berbagai negara pada Jumat, 12 Juni 2026. Gang
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner resmi melepas masa lajang setelah melangsungkan akad nikah dengan selebritas Jennifer Coppen, J
ENTERTAINMENT
JAKARTA Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak diperbolehkannya massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta P
PERISTIWA