BREAKING NEWS
Rabu, 24 Juni 2026

Serangan Rudal Israel Hantam Rumah Sakit Arab Al-Ahli Gaza, Ratusan Pasien Dievakuasi

- Senin, 14 April 2025 09:03 WIB
Serangan Rudal Israel Hantam Rumah Sakit Arab Al-Ahli Gaza, Ratusan Pasien Dievakuasi
Ilustrasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

GAZA -Rumah Sakit Arab Al-Ahli di Gaza menjadi sasaran serangan dua rudal Israel pada Minggu (13/4/2025), mengakibatkan kerusakan parah pada bagian gawat darurat dan beberapa bangunan lainnya.

Israel menyebutkan serangan tersebut ditujukan untuk menghantam anggota kelompok Hamas yang diduga menggunakan fasilitas rumah sakit sebagai tempat berlindung.

Menurut petugas medis, evakuasi pasien dilakukan dengan cepat setelah mereka menerima peringatan dari seseorang yang mengaku sebagai petugas keamanan Israel.

Peringatan itu diberikan beberapa saat sebelum serangan terjadi. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa.

Militer Israel mengklaim bahwa mereka telah berupaya mengurangi risiko terhadap warga sipil sebelum melancarkan serangan, dengan alasan bahwa rumah sakit tersebut digunakan oleh Hamas untuk merencanakan serangan.

Namun, klaim ini dibantah oleh kelompok Hamas yang meminta penyelidikan internasional terkait insiden tersebut.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa rumah sakit yang dikelola oleh Gereja Anglikan di Yerusalem tersebut kini tidak beroperasi.

Juru bicara kementerian, Khalil Al-Deqran, menyatakan bahwa ratusan pasien dan korban luka terpaksa dievakuasi pada tengah malam dan kini berada di jalan tanpa perawatan medis, yang sangat membahayakan nyawa mereka.

Serangan ini terjadi saat para pemimpin Hamas berada di Kairo untuk melanjutkan perundingan mengenai gencatan senjata yang terhenti dengan Israel.

Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat tengah berusaha menjembatani kesenjangan antara kedua pihak dalam upaya penyelesaian konflik.

Rekaman yang diperoleh dari Reuters menunjukkan kerusakan parah di dalam dan luar kompleks rumah sakit, dengan pasien yang tidak dapat meninggalkan rumah sakit menyuarakan keprihatinan mereka atas keselamatan mereka.

Salah seorang pria yang terluka, Mohammed Abu Nasser, mengatakan, "Pemandangan itu menakutkan. Dari tadi malam hingga sekarang, saya tidak tidur semenit pun karena takut. Sepanjang malam, kaca pecah menimpa kami di dalam."

Gereja Episkopal di Yerusalem mengonfirmasi bahwa mereka menerima peringatan untuk mengevakuasi rumah sakit 20 menit sebelum serangan.

Serangan itu menghancurkan laboratorium genetika dua lantai, merusak gedung apotek, unit gawat darurat, dan beberapa bangunan di sekitarnya.

Gereja Anglikan tersebut mengeluarkan pernyataan yang menyerukan kepada semua pemerintah dan organisasi internasional untuk campur tangan guna menghentikan serangan terhadap lembaga medis dan kemanusiaan.

Kementerian Luar Negeri Palestina dan Hamas mengecam serangan ini, menyatakan bahwa Israel telah menghancurkan sistem perawatan kesehatan Gaza.*

(km/J006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru