BREAKING NEWS
Rabu, 28 Januari 2026

Paus Leo XIV Desak Israel Izinkan Bantuan Masuk ke Gaza: "Situasinya Semakin Menyedihkan"

- Rabu, 21 Mei 2025 18:20 WIB
Paus Leo XIV Desak Israel Izinkan Bantuan Masuk ke Gaza: "Situasinya Semakin Menyedihkan"
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

VATICAN - Paus Leo XIV kembali menyerukan kepada Israel agar mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza. Dalam audiensi umum mingguan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas krisis kemanusiaan yang terus memburuk di wilayah tersebut.

"Saya kembali memohon dengan sungguh-sungguh untuk mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan yang adil dan untuk mengakhiri permusuhan, yang harganya sangat mahal yang harus dibayar oleh anak-anak, orang tua, dan orang sakit," ujar Paus Leo XIV, Rabu (21/5/2025), dikutip dari Reuters.

Paus Leo XIV, yang sebelumnya dikenal sebagai Kardinal Robert Prevost, baru menjabat sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik sejak 8 Mei 2025, menggantikan mendiang Paus Fransiskus. Meski baru menjabat, Paus Leo XIV telah beberapa kali menyinggung krisis di Gaza.

Dalam pesan Minggu pertamanya pada 11 Mei lalu, ia secara tegas menyerukan gencatan senjata segera dan pembebasan seluruh sandera Israel yang ditahan oleh kelompok Hamas.

Blokade Israel dan Bantuan yang Tertahan

Pemerintah Israel sebelumnya menyatakan akan mulai mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza mulai Senin (19/5/2025) setelah melakukan blokade selama 11 minggu. Namun hingga Selasa (20/5), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan bahwa belum ada bantuan yang benar-benar didistribusikan kepada warga.

Paus Leo XIV menyampaikan permohonan ini sehari setelah Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghentikan sementara pembicaraan perdagangan bebas dengan Israel, serta memanggil duta besar Israel untuk Inggris karena situasi kemanusiaan yang memburuk.

Pemerintah Israel mengklaim bahwa blokade dilakukan untuk mencegah Hamas menyita bantuan dan menggunakannya untuk kepentingan kelompok bersenjata. Namun, Hamas membantah tuduhan tersebut.

Sementara itu, operasi militer Israel terus berlangsung di Gaza. Wilayah kantong tersebut mengalami kehancuran besar akibat serangan udara dan darat selama beberapa bulan terakhir.

Paus Leo menekankan bahwa semua pihak harus mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan dan menegakkan martabat setiap manusia, tanpa memandang latar belakang politik atau agama.

"Anak-anak, orang tua, dan mereka yang sakit tidak boleh menjadi korban dari kebuntuan politik dan kekerasan bersenjata," tegas Paus.*

(oz/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru