TP PKK dan IAD Asahan Perkuat Sinergi Pemberdayaan Perempuan dan Pengembangan UMKM
KISARAN (13/02/2026) Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan menerima kunjungan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Asahan di Rumah Din
PEMERINTAHAN
LONDON -Pangeran Harry dikabarkan tengah berada dalam kondisi emosional menyusul rencana pelelangan lebih dari 200 pakaian ikonik milik mendiang ibunya, Putri Diana.
Acara lelang yang akan diselenggarakan oleh Julien's Auctions pada 26 Juni mendatang di Beverly Hills itu menarik perhatian global, sekaligus membuka kembali luka lama sang Duke of Sussex.
Meski sebagian hasil pelelangan akan disumbangkan untuk kegiatan amal, sumber dekat keluarga kerajaan menyebut bahwa Harry merasa kecewa dan marah.
Ia dilaporkan menyesali keputusan masa lalu saat menjual sebagian besar pakaian sang ibu tak lama setelah tragedi kematian Putri Diana tahun 1997.
"Sejak meninggalkan Inggris, Harry memiliki keinginan kuat untuk merasa lebih dekat dengan ibunya," ujar seorang sumber dikutip dari Geo TV.
Demi menjaga warisan Putri Wales, Harry kini bertekad membeli kembali sebanyak mungkin barang-barang pribadi ibunya. Istrinya, Meghan Markle, disebut sangat mendukung misi tersebut.
Tak hanya soal lelang, kemarahan Harry memuncak setelah terjadi kebakaran di Althorp House, rumah masa kecil Putri Diana. Ia kecewa karena properti bersejarah tersebut dianggap tak dirawat dengan baik.
"Melihat bagaimana rumah masa kecil ibunya terabaikan membuat Harry marah," tambah sumber itu.
Tak berhenti di situ, Harry dikabarkan bahkan mempertimbangkan untuk mengganti nama belakangnya menjadi Spencer, nama keluarga dari pihak ibunya, sebagai bentuk ikatan emosional sekaligus simbol pemisahan dari garis keturunan Mountbatten-Windsor.
Namun, niat tersebut mendapat penolakan halus dari pamannya, Earl Charles Spencer, yang menilai langkah itu terlalu berisiko dan secara hukum tidak tepat.
Meski demikian, langkah Harry terus mendapat simpati dari publik, khususnya para penggemar Putri Diana yang merasa warisannya memang layak dijaga oleh anaknya sendiri.*
(oz/j006)
KISARAN (13/02/2026) Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan menerima kunjungan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Asahan di Rumah Din
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai menggelar gotong royong dalam rangka Gerakan Indonesia Asri dengan menanam 50 bibit pohon di sekitar Pasar
PEMERINTAHAN
MEDAN Menjelang bulan suci Ramadan, Bulog Sumatera Utara memastikan ketersediaan beras aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kepala
EKONOMI
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya memberantas korupsi demi terciptanya The New Indonesia y
PEMERINTAHAN
MEDAN Mantan Direktur Operasional PTPN II, Wisnu Budi Arif, menyatakan kerja sama perusahaan dengan PT Ciputra dalam pengembangan proyek
HUKUM DAN KRIMINAL
KUTA KARANG, ACEH BESAR Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, PAUD AlJihad Desa Kuta Karang, Kecamatan Darul Imarah, menggelar pawai Ra
PENDIDIKAN
ACEH BESAR Irwasda Polda Aceh, Kombes Pol. Djoko Susilo, menghadiri secara virtual peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Gedung Ketahanan Pangan Tipe 654 berkapasitas 1.000 ton milik Polda
PEMERINTAHAN
TAPSEL Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bekerja sama dengan Solidaritas Peremp
PEMERINTAHAN
SANGASANGA PT Pertamina EP Sangasanga Field memulai 2026 dengan pencapaian produksi yang melampaui target, menegaskan tren positif yang
EKONOMI