BREAKING NEWS
Selasa, 24 Maret 2026

Iran Tegaskan Kapal Tanpa Afiliasi AS dan Israel Bisa Lewat Selat Hormuz dengan Keamanan Terjamin

Nurul - Selasa, 24 Maret 2026 12:08 WIB
Iran Tegaskan Kapal Tanpa Afiliasi AS dan Israel Bisa Lewat Selat Hormuz dengan Keamanan Terjamin
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Foto: Morteza Fakhri Nezhad/IRIB/WANA via Reuters)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TEHERAN – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengungkapkan bahwa negara tersebut telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan kapal-kapal yang tidak berafiliasi dengan Amerika Serikat (AS) atau Israel dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, pada Senin (23/3).

Baca Juga:
Menurut Pezeshkian, Iran akan melakukan koordinasi yang diperlukan bagi kapal-kapal yang tidak terlibat dalam konflik dengan AS dan Israel, yang dianggap sebagai pihak "agresor".

"Iran telah memastikan keamanan jalur pelayaran ini dan akan melakukan koordinasi dengan kapal yang tidak berafiliasi dengan pihak agresor," ujar Pezeshkian.

Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, telah menjadi fokus ketegangan internasional setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari lalu.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan di beberapa lokasi strategis di Teheran dan menewaskan sejumlah warga sipil.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan terhadap wilayah Israel dan target militer AS di Timur Tengah, memicu eskalasi yang mengarah pada blokade de facto Selat Hormuz.

Keputusan ini mempengaruhi aktivitas perdagangan internasional, khususnya ekspor dan produksi minyak yang sangat bergantung pada jalur pelayaran ini.

Sebelumnya, pada Minggu (22/3), Ali Mousavi, perwakilan tetap Iran untuk Organisasi Maritim Internasional (IMO), menegaskan bahwa seluruh kapal, kecuali yang dianggap sebagai "musuh", dapat melintasi Selat Hormuz dengan melakukan koordinasi yang diperlukan dengan Iran.

Hal ini menggambarkan niat Iran untuk menjaga jalur pelayaran internasional tetap terbuka, meski situasi geopolitik semakin tegang.

Gangguan terhadap pelayaran di Selat Hormuz memengaruhi stabilitas ekonomi global, terutama terkait dengan harga energi.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kapan Bursa Efek Indonesia Kembali Dibuka? IHSG Diprediksi Menguat, Tapi Sentimen Geopolitik Menjadi Tantangan
Rupiah Melemah ke Rp16.996,5, Tekanan Dolar AS Masih Berlanjut Pasca-Libur Idulfitri
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Umumkan Pembicaraan Damai AS-Iran
Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 di Awal Pekan, Waktunya Beli?
Israel Tewaskan Warga Sipil Sendiri Akibat Tembakan Artileri Salah di Perbatasan Lebanon
Meriahkan Malam 1 Syawal, Pj Sekdaprov Sumut Melepas Pawai Obor dan Mobil Hias di Serdangbedagai
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru