Prabowo Minta Polri Jaga Demokrasi: Lindungi Hak Demonstrasi, Tapi Hukum Harus Tetap Tegak
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar menjalankan perannya sebagai penjaga d
NASIONAL
MOSKOW — Rusia dilaporkan memperketat sistem keamanan Presiden Vladimir Putin setelah muncul laporan intelijen Eropa yang menyebut adanya potensi ancaman kudeta hingga upaya pembunuhan terhadap pemimpin Kremlin tersebut.
Intelijen Eropa menyebut sejak awal Maret 2026 Kremlin menunjukkan peningkatan kekhawatiran terhadap kebocoran informasi sensitif serta potensi ancaman internal terhadap Putin.
"Risiko rencana atau upaya kudeta yang menargetkan presiden Rusia," demikian isi laporan tersebut.Baca Juga:
Laporan itu juga menyebut Putin meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan drone yang dinilai berpotensi digunakan dalam upaya pembunuhan, termasuk oleh kelompok elite politik Rusia.
Selain itu, nama mantan Menteri Pertahanan Rusia yang kini menjabat Sekretaris Dewan Keamanan, Sergei Shoigu, turut disorot.
Ia disebut masih memiliki pengaruh kuat di lingkaran militer Rusia dan dikaitkan dengan potensi ketegangan internal.
"Shoigu dikaitkan dengan risiko kudeta karena pengaruhnya yang signifikan di komando tinggi militer," tulis laporan tersebut.
Ketegangan internal di Kremlin disebut meningkat sejak insiden pada Juni 2023, ketika kelompok tentara bayaran Wagner yang dipimpin Yevgeny Prigozhin melakukan pemberontakan bersenjata menuju Moskow.
Laporan intelijen itu juga menggambarkan langkah-langkah pengamanan ketat terhadap Putin, termasuk pemeriksaan berlapis terhadap tamu, pembatasan penggunaan telepon pintar, serta pengurangan mobilitas presiden.
Sejumlah staf dekat Putin seperti juru masak, pengawal, hingga fotografer dilaporkan dilarang menggunakan transportasi umum.
Mereka juga hanya diperbolehkan menggunakan perangkat komunikasi tanpa akses internet.
Kremlin disebut semakin membatasi lokasi kunjungan Putin, termasuk menghentikan kunjungan ke sejumlah kediaman di sekitar Moskow dan wilayah Valdai.
Putin juga dilaporkan tidak mengunjungi fasilitas militer sepanjang tahun ini.
Untuk menjaga citra publik, Kremlin disebut kerap merilis rekaman kegiatan yang telah disiapkan sebelumnya.
Laporan tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan internal dan eksternal terhadap Rusia, termasuk perang yang masih berlangsung di Ukraina, perlambatan ekonomi, serta indikasi meningkatnya perbedaan pendapat di dalam negeri.*
(cn/ad)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar menjalankan perannya sebagai penjaga d
NASIONAL
JAKARTA Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menargetkan pembangunan 1.500 Satuan Pelayanan Peme
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem memastikan pemerintah akan mendorong hilirisasi minyak dan gas (migas) dari Blok Anda
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Polres Tanjung Jabung Timur menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026 di Lapangan Hijau Polres Tanjung
NASIONAL
BANDA ACEH Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., mewakili Kapolda Aceh memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke8
NASIONAL
BINJAI Dugaan penyimpangan penggunaan aset milik Pemerintah Kota Binjai kembali menjadi perhatian publik. Aliansi Pemuda Sumatera Utara
PEMERINTAHAN
Oleh Rasi Kasim Samosir, S.P., M.SiPEMBANGUNAN Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan menjadi salah satu langkah pemerintah dala
OPINI
CIANJUR Selain dikenal sebagai situs megalitikum terbesar di Indonesia, Gunung Padang di Kabupaten Cianjur juga menyimpan tradisi yang m
NASIONAL
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menyampaikan enam amanat penting kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saa
NASIONAL
BOGOR Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Bhayangkara yang
NASIONAL