Dikejar Target 31 Desember: Pembangunan 919 Huntap Rp 299 Miliar di Sumut Dikebut
MEDAN Pemerintah menargetkan pembangunan 919 unit hunian tetap (huntap) di Sumatera Utara (Sumut) rampung paling lambat 31 Desember 2026.
PEMERINTAHAN
NIAS SELATAN – Mesin-mesin ambulans yang hilang dari halaman Dinas Kesehatan Nias Selatan, Sumatera Utara belum juga memantik tindakan hukum berarti.
Padahal, persoalan ini telah ramai diberitakan berbagai media.
Namun hingga kini, kasus itu masih menggantung tanpa kejelasan.
Kondisi ini mendapat sorotan dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Nias Selatan.
Mereka mempertanyakan alasan Polres Nias Selatan tak kunjung bergerak, meski informasi soal kerusakan dan kehilangan peralatan ambulans telah beredar luas di tengah publik.
"Dengan ramainya pemberitaan media namun belum juga diproses oleh Polres Nias Selatan, kita patut menduga ada apa di balik ini?" kata Ketua GMKI Nias Selatan, Mikhael Halawa dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa, 9 April 2025.
GMKI menilai lambannya pengusutan menjadi preseden buruk bagi pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Mereka menyebut ada pembiaran dalam tubuh Dinas Kesehatan.
"Menurut pandangan kami, ini adalah bentuk pembiaran di internal Dinas Kesehatan yang tidak mampu menindaklanjuti dan tidak peduli dengan kondisi yang ada saat ini," ujarnya.
Desakan kepada aparat penegak hukum untuk segera menuntaskan penyelidikan pun kembali disuarakan.
"Kami berharap Polres Nias Selatan bisa mengusut tuntas persoalan ini hingga ditemukan titik terang," tegasnya.
Di tengah tekanan dan sorotan publik, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia bersama Wakil Bupati Yusuf Nakhe melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kesehatan pada Selasa Sore, 9 April 2025.
Dalam kunjungan tersebut, keduanya meninjau langsung kondisi ambulans yang terparkir di halaman kantor.
Beberapa unit tampak rusak parah, tanpa mesin dan onderdil penting seperti ban dan aki.
Langkah ini dinilai GMKI sebagai sinyal bahwa pimpinan daerah mulai menaruh perhatian terhadap persoalan yang sebelumnya terkesan diabaikan ditambah juga merupakan program prioritas 100 hari kerja pasangan yang baru dilantik Februari lalu.
"Kami menilai ada kepedulian dari pimpinan daerah terhadap isu yang sedang beredar, terutama pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan di pidato mereka (Bupati dan Wabup) di Gedung DPRD Maret lalu, soal pelayanan ambulans 24 JAM salah satu program prioritas mereka dalam 100 hari" ujar Ketua GMKI ini.
Di sisi lain, kinerja intelijen dalam tubuh kepolisian ikut menjadi sorotan.
Dalam unggahan resmi akun Instagram Divisi Humas Polri, dijelaskan bahwa institusi Polri terbagi ke dalam dua bagian besar: polisi berseragam (uniform police) dan polisi tidak berseragam. Yang terakhir ini mencakup satuan intelijen.
Intel, menurut penjelasan tersebut, adalah mata dan telinga kepolisian.
Mereka berfungsi memantau dan mendengar gejala sosial, mulai dari naiknya harga minyak hingga celetukan kecil seorang terduga teroris saat berbelanja bahan peledak.
Seluruh informasi yang dikumpulkan intel ini disalurkan dalam bentuk laporan kepada fungsi kepolisian terkait.
Namun dalam kasus ini, berbagai informasi dan temuan yang telah dipublikasikan media,seolah tidak di respons oleh kepolisian.
Tidak ada pengusutan. Tidak ada yang dipanggil. Mesin ambulans tetap hilang, dan warga masih menanggung akibat dari rusaknya pelayanan.
"Tidak ada laporan polisi" tulis Kapolres Nias Selatan, AKBP Ferry Mulyana lewat pesan WhatsAppnya kepada wartawan ketika ditanya apakah sudah ada penyelidikan.
Kasus kehilangan mesin dan onderdil ambulans pertama kali terungkap pada awal tahun ini.
Dinkes berdalih telah mencari ke sejumlah bengkel, namun hasilnya nihil. Hingga kini, belum ada pihak yang dimintai pertanggungjawaban.*
MEDAN Pemerintah menargetkan pembangunan 919 unit hunian tetap (huntap) di Sumatera Utara (Sumut) rampung paling lambat 31 Desember 2026.
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menilai tekanan dan tantangan politik merupakan bagian penting dalam membentuk karakter seora
POLITIK
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menanggapi wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang bergulir setelah pu
POLITIK
BINJAI Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Dr. Djoelham Binjai, drg. Doni Asrin, mendatangi rumah duka keluarga pasien yang mening
KESEHATAN
JAKARTA TNI menahan Letkol Inf Arman, Kepala Seksi Intelijen Gartap 1/Jakarta, terkait dugaan penyewaan rumah dinas di Kompleks Perumaha
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan dirinya tetap menjadi kader Partai Gerindra meskipun mertuanya, Presiden ke7 RI
POLITIK
MEDAN Perum BULOG mencatatkan realisasi pengadaan beras nasional sebesar 4.115.014 ton setara beras hingga 8 Oktober 2026. Angka tersebu
PERTANIAN AGRIBISNIS
ACEH BESAR Ketua Majelis Syura Dewan Dakwah Aceh, Prof. Dr. Tgk. Hasanuddin Yusuf Adan, MCL, MA, mengajak umat Islam menjadikan ajaran d
AGAMA
BINJAI Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Binjai, Dr. Agus Purwanto, S.Pd., M.Kesos., menegaskan pentingnya kaderi
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menanggapi polemik dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka setelah Mahkama
POLITIK