KUR BCA 2026 Resmi Dibuka! Pinjaman Modal UMKM Hingga Rp500 Juta dengan Bunga 6%
JAKARTA Bank Central Asia (BCA) kembali membuka program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) p
EKONOMI
BATAM — Dinas Kesehatan Kota Batam merespons serius kasus viral yang menyebut seorang anak bernama Muhammad Alif Okto Karyanto (12) meninggal dunia setelah diduga ditolak untuk rawat inap di RSUD Embung Fatimah.
Kasus ini ramai diperbincangkan di media sosial dan menimbulkan sorotan publik terhadap pelayanan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, menyatakan pihaknya telah melakukan penelusuran dan menemui langsung manajemen RSUD Embung Fatimah untuk meminta klarifikasi atas insiden tersebut.
"Kami tadi sudah menganjurkan, walaupun pasien tidak memenuhi kriteria untuk dirawat secara emergency dengan BPJS Kesehatan, sebaiknya tetap dianjurkan untuk rawat inap," ujar Didi dalam keterangannya, Selasa (17/6/2025).
Didi menegaskan bahwa sebagai flagship rumah sakit milik pemerintah daerah, RSUD Embung Fatimah seharusnya mengutamakan aspek kemanusiaan, terlebih ketika pasien adalah anak-anak yang datang pada malam hari dan poliklinik sudah tutup.
"Sebaiknya pasien diterima saja, apalagi anak-anak. Kalau ada permintaan rawat inap dari keluarga dan datangnya malam hari, itu semestinya jadi pertimbangan penting," tegasnya.
Sebagai langkah perbaikan sistemik, Dinkes juga merekomendasikan agar RSUD Embung Fatimah segera membentuk Manajer On Duty (MOD).
Menurut Didi, keberadaan MOD akan membantu mengelola layanan non-medis dan administratif secara profesional, sehingga tenaga medis bisa fokus pada penanganan pasien.
"Kami juga merekomendasikan untuk dibentuk MOD, agar urusan di luar tindakan medis bisa ditangani secara cepat tanpa membebani dokter," jelas Didi.
Kejadian memilukan ini bermula ketika keluarga membawa Muhammad Alif ke UGD RSUD Embung Fatimah pada Sabtu (14/6/2025) malam.
Setelah hampir tiga jam menjalani penanganan, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa Alif tidak termasuk kategori darurat, sehingga tidak dapat dirawat inap melalui BPJS Kesehatan.
Dengan keterbatasan biaya, keluarga memutuskan untuk membawa pulang Alif pada Minggu (15/6) pukul 02.30 WIB, setelah membeli obat secara mandiri.
Namun, hanya dua jam berselang, sekitar pukul 04.30 WIB, Alif menghembuskan napas terakhir di rumahnya di kawasan Sagulung, Batam.
Unggahan keluarga yang menceritakan peristiwa tragis ini kemudian menjadi viral di media sosial dan memicu kemarahan publik terhadap kebijakan rumah sakit.
Dinkes Batam memastikan pihaknya akan terus memantau tindak lanjut dan evaluasi internal RSUD Embung Fatimah, sekaligus memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi.*
(d/a008)
JAKARTA Bank Central Asia (BCA) kembali membuka program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) p
EKONOMI
JAKARTA Indonesia dikenal sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Namun, sejarah masuknya Islam ke Nusantara tidak berd
AGAMA
MEDAN Kota Medan selama ini lekat dengan sapaan Horas, salam khas masyarakat Batak yang bermakna doa keselamatan, kesehatan, dan kesej
SENI DAN BUDAYA
OlehYakub F. IsmailPerkembangan terbaru konflik Timur Tengah yang melibatkan Republik Islam Iran dengan IsraelAmerika Serikat (AS) kini me
OPINI
JAKARTA PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) melalui anak perusahaan dan afiliasinya berhasil meraih enam penghargaan kategori Hijau dalam
EKONOMI
KALSEL Tim Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung RI melakukan penggel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menekankan pentingnya penguasaan masalah sebagai lang
NASIONAL
Oleh Rahadi Wangsapermana
OPINI
PIDIE JAYA Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (7/4/2026) malam, mengakibatkan 13 desa di dua kecamatan terendam ban
PERISTIWA
TEBINGTINGGI TP PKK Sumut mengembangkan aplikasi inovatif Sistem Informasi Pelaporan Data (SIPANDA) PKK untuk mendukung tertib administr
PEMERINTAHAN