Bobby Nasution Minta Pemda di Sumut Percepat Pembangunan, Waspadai Cuaca Akhir Tahun
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh pemerintah daerah mempercepat realisasi pembangunan fisik dan
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Imunoterapi kini menjadi salah satu terobosan paling menjanjikan dalam pengobatan kanker modern.
Tidak seperti terapi konvensional yang berfokus menghancurkan sel kanker secara langsung, pendekatan ini justru memanfaatkan sistem kekebalan tubuh agar mampu mengenali dan melawan sel ganas secara alami dan berkelanjutan.
Kepala Organisasi Riset Kesehatan BRIN, Ni Luh Putu Indi Dharmayanti, menyebut imunoterapi sebagai revolusi besar dalam dunia onkologi.Baca Juga:
Menurut Indi, tantangan terbesar dalam pengembangan imunoterapi adalah mempercepat transisi dari riset laboratorium menuju penerapan klinis.
"Tantangannya adalah menjembatani hasil riset dengan penerapan nyata, agar terapi ini dapat diakses lebih luas oleh masyarakat," tegasnya.
Peneliti Pusat Riset Biomedis BRIN, Bugi Ratno Budiarto, mengungkap hasil riset terbaru yang menunjukkan keterkaitan antara mekanisme perbaikan DNA (DNA Damage Response/DDR) dengan aktivitas sel T sitotoksik (CD8) — komponen utama dalam sistem imun yang berperan menghancurkan tumor.
Menurut Bugi, paparan antigen yang berulang dapat menyebabkan "kelelahan" pada sel imun, yang diikuti oleh aktivasi protein DDR seperti ATR dan ATM.
"Menariknya, ketika proses kelelahan ini dihambat dengan inhibitor DDR, aktivitas molekul efektor seperti TNF-α dan interferon meningkat signifikan. Ini membuka peluang strategi baru dalam menjaga daya serang sel imun terhadap tumor," jelasnya.
Hasil penelitian lanjutan dengan teknik multiplex spatial proteomics juga menunjukkan bahwa sel CD8 yang mengalami kelelahan tetap aktif berinteraksi dengan sel imun lain di lingkungan tumor.
"Posisi dan interaksi antarsel ternyata sama pentingnya dengan jumlah sel imun, karena keduanya memengaruhi prognosis pasien dan efektivitas imunoterapi," tambahnya.
Kepala Pusat Riset Biomedis BRIN, Sunarno, menegaskan bahwa kekuatan riset biomedis tidak hanya diukur dari hasil laboratorium, tetapi dari dampak nyatanya terhadap masyarakat.
"Perjalanan imunoterapi dari laboratorium menuju rumah sakit mencerminkan esensi sains translasi. BRIN berkomitmen agar riset biomedis menghasilkan solusi konkret yang meningkatkan kualitas hidup manusia," ujarnya.
Dari sisi klinis, dokter Edi Setiawan Tehuteru dari RS Mayapada Tangerang memaparkan hasil penerapan imunoterapi dan transplantasi sel punca dalam pengobatan leukemia anak di Indonesia.
"Pendekatan ini menunjukkan hasil signifikan dalam meningkatkan angka kesembuhan pasien," ungkap Edi.
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh pemerintah daerah mempercepat realisasi pembangunan fisik dan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera meminta pemerintah daerah serta kemente
NASIONAL
GAYO LUES Pemerintah Kabupaten Gayo Lues memperketat evaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk mempercepat pemanfaa
NASIONAL
PADANG Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kementerian Pekerjaan Umum memperkuat kolaborasi untuk memp
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong perbankan, termasuk Bank Syariah Indonesia (BSI), mengarahkan program tanggung
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus mendorong Car Free Night (CFN) di kawasan Kesawan sebagai ruang aktivasi wisata sekaligus penggerak ek
PEMERINTAHAN
MEDAN Earbuds nirkabel atau True Wireless Stereo (TWS) umumnya menggunakan eartip berbahan silikon yang masuk ke dalam lubang telinga. N
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pemerintah Malaysia akan menggunakan jalur diplomatik untuk menangani persoalan kabut asap lintas batas yang semakin memburuk, t
INTERNASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang meminta Malaysia dan Singapura ikut berkontribusi dalam upaya pencegahan kebakaran huta
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menghormati sikap Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) yang menol
HUKUM DAN KRIMINAL