Ia juga menyoroti perubahan emosional yang berlebihan, seperti mudah tersinggung atau sensitif terhadap hal-hal kecil.
"Misalnya, saat ditanya hal sederhana tapi langsung kesal, itu sinyal tubuh dan pikiran butuh istirahat," ujarnya.
Selain itu, pola tidur dan makan yang berubah drastis juga dapat menjadi tanda peringatan. "Biasanya tidur jam sembilan malam, tapi sekarang jam sebelas masih terjaga menatap langit-langit—itu sinyal kelelahan mental," tambahnya.
Patricia menegaskan bahwa merasa sedih, lelah, atau stres bukanlah tanda kelemahan. Setiap individu memiliki kapasitas berbeda dalam menghadapi tekanan hidup.
"Sering kali ketika seseorang mengungkapkan rasa sedih, dianggap lebay atau kurang bersyukur. Padahal, itu bentuk kesadaran diri," ujarnya.
Ia menutup dengan pesan bahwa menerima emosi negatif justru merupakan bagian dari proses kedewasaan emosional.
"Kita tidak mungkin hanya memiliki hal-hal baik dalam diri. Hidup akan selalu menghadirkan stres, dan justru dari situ kita belajar menjadi pribadi yang lebih kuat," tutur Patricia Melati.*