BREAKING NEWS
Selasa, 03 Februari 2026

Dua Vaksin TBC Baru Akan Gratis di Indonesia, BPOM: Negara yang Bayar!

Adam - Jumat, 14 November 2025 21:31 WIB
Dua Vaksin TBC Baru Akan Gratis di Indonesia, BPOM: Negara yang Bayar!
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dr. Taruna Ikrar. (foto: dok bpom ri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Upaya Indonesia mempercepat eliminasi Tuberculosis (TBC) memasuki babak baru.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dr. Taruna Ikrar, memastikan bahwa dua vaksin TBC inovatif yang tengah diuji di Indonesia, M72 dan vaksin TBC inhalasi asal China, akan diberikan gratis kepada masyarakat setelah memperoleh izin edar.

Kedua vaksin tersebut saat ini menjalani uji klinis di sejumlah fasilitas kesehatan Indonesia.

Baca Juga:

Menurut Taruna, pemerintah telah menyiapkan dukungan pendanaan bersama Kementerian Kesehatan agar vaksinasi dapat diberikan secara luas.

"Nanti rencananya bersama Kementerian Kesehatan akan menyiapkan dananya. Sudah dibicarakan, sudah disetujui komisi. Jadi nanti negara yang bayar," ujar Taruna saat ditemui di kantor BPOM, Jumat, 14 November 2025.

Indonesia memegang peran sentral dalam pengembangan dua kandidat vaksin TBC global:

1. Vaksin TBC M72 — Uji Klinis Fase 3
Dikembangkan melalui pendanaan Bill & Melinda Gates Foundation, vaksin M72 ditujukan bagi remaja dan dewasa yang belum terinfeksi TBC.

Indonesia menjadi salah satu lokasi utama Fase 3, tahap paling krusial sebelum vaksin mendapat izin edar.

2. Vaksin TBC Inhalasi AdTB105K — Uji Klinis Fase 1
Berbasis teknologi Adenovirus dan dikembangkan oleh CanSino Biologics bersama Etana, vaksin ini menjadi vaksin TBC pertama di dunia yang diberikan melalui inhalasi.

Inovasi ini diproyeksikan menjadi booster TBC generasi baru.

BPOM Tegaskan: Indonesia Bukan 'Kelinci Percobaan'
Taruna Ikrar menepis kekhawatiran publik tentang risiko uji klinis.

Ia menegaskan bahwa semua penelitian harus melalui serangkaian evaluasi ilmiah ketat sebelum diizinkan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Program “Berobat Pakai Jempol” Terkini, Bupati Asri Ludin Pastikan Pelayanan Kesehatan Optimal
Menkes Budi Ungkap: Orang Berpenghasilan Rp 100 Juta/Bulan, BPJS Tetap Dibayari Pemerintah
Kemenkes Fokuskan BPJS untuk Mereka yang Paling Membutuhkan, Peserta Mampu Alih ke Swasta
Menkes Turun Tangan, RS Tak Boleh Tolak Pasien Darurat Tanpa KTP!
Kabupaten Karo Catat Penurunan Stunting 7,1 Persen, Bupati Tegaskan Percepatan Harus Berkelanjutan
Universitas Aufa Royhan Bangun IPAL Biofilter Anaerob–Aerob, Kampus Siap Jadi Teladan Lingkungan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru