"Tepung itu salah satu bentuk karbohidrat sederhana, dan itu tidak baik untuk kesehatan kita. Karena akan cepat meningkatkan gula darah, dan kalorinya tinggi," ujar dr Eka, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, energi yang diperoleh dari gula darah yang cepat naik sebaiknya segera digunakan.
Jika tidak, gula yang berlebihan akan menumpuk menjadi lemak dan berpotensi menyebabkan kegemukan serta ketidakstabilan gula darah.
dr Eka menyarankan agar konsumsi kue lebaran dilakukan secukupnya, dan diimbangi dengan aktivitas fisik.
"Mengurangi dampak kalau sudah terlanjur mengonsumsi kue lebaran yang banyak ya tentu saja kita harus membakar kalori agar tidak berlebihan, bisa dengan olahraga atau aktivitas fisik lainnya. Kemudian perbanyak juga serat dan makan sayuran," jelasnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga pola makan seimbang, cukup minum air putih, dan membatasi konsumsi minuman manis.
Hal ini penting agar gula dalam darah tidak menumpuk menjadi lemak, sekaligus mempertahankan pola hidup sehat yang sudah dibangun selama Ramadhan.
"Jangan sampai ketika lebaran kita mengacaukannya lagi, kalau bisa kita tetap mempertahankan pola hidup sehat," tutup dr Eka.*
(ds/dh)
Editor
: Nurul
Bahaya Kue Lebaran Berlebihan, Ahli Gizi Sarankan Aktivitas Fisik dan Pola Seimbang