BREAKING NEWS
Kamis, 19 Maret 2026

62 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dihentikan Sementara Selama Ramadhan, Ini Penyebabnya

Nurul - Kamis, 19 Maret 2026 12:57 WIB
62 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dihentikan Sementara Selama Ramadhan, Ini Penyebabnya
Kepala BGN sekaligus penanggung jawab MBG Dadan Hindayana saat konferensi pers di Gedung Kemenko Pangan, Kamis (29/1). (Foto:Periskop/Arief Rachman)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan untuk menghentikan sementara operasional 62 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama bulan Ramadhan 2026.

Langkah tersebut diambil setelah temuan terkait kualitas menu Program Makan Bergizi (MBG) yang tidak memenuhi standar gizi yang ditetapkan.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa sebanyak 62 SPPG dihentikan operasionalnya dari total 25.000 SPPG yang sudah beroperasi.

Baca Juga:

Penutupan sementara ini menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat yang tersebar di media sosial terkait kualitas makanan yang disajikan.

"Sejak awal Ramadhan, ada sekitar 62 SPPG yang kami hentikan sementara karena kualitas menu yang tidak baik. Masyarakat mulai mengeluh, dan hal tersebut menjadi viral," ungkap Dadan Hindayana dalam keterangannya pada Kamis (19/3/2026).

Dadan menjelaskan, laporan yang beredar mayoritas menyebutkan bahwa kualitas menu yang diberikan sangat minimalis dan tidak sesuai dengan standar pemenuhan gizi yang seharusnya.

Meskipun demikian, ia menekankan bahwa hanya sebagian kecil SPPG yang bermasalah, sedangkan mayoritas pelaksana program sudah melaksanakan tugas dengan baik.

"Fenomena ini bukan gambaran keseluruhan. Sebagian besar program berjalan dengan baik, sementara sebagian kecil kasus menjadi sorotan publik," tambahnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas pengawasan aktif yang dilakukan oleh masyarakat terhadap pelaksanaan program ini.

Menurutnya, peran masyarakat sangat penting dalam memastikan bahwa kualitas gizi yang diberikan tetap terjaga selama Ramadhan.

"Masyarakat yang terus mengawasi program ini berperan sangat besar. Dengan adanya laporan yang viral, kami bisa dengan cepat mendeteksi dan menindaklanjuti kasus-kasus yang kurang baik," kata Dadan.

BGN berharap dengan adanya penutupan sementara 62 SPPG ini, kualitas program MBG di seluruh Indonesia bisa terus terjaga, dan masyarakat dapat memperoleh makanan bergizi yang sesuai dengan kebutuhan gizi selama bulan puasa.*

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menjelang Lebaran, SPPG Padangsidimpuan Bagikan Bantuan Sembako dan Makanan Bergizi untuk Anak Penerima MBG
Kejagung Awasi Penggunaan Anggaran Rp335 Triliun Program MBG, Sahroni: Jangan Ada Celah untuk Penyelewengan!
Gubernur Bobby Nasution Respon Program MBG yang Tetap Dibagikan Selama Lebaran
BGN Libatkan Kejaksaan untuk Awasi Anggaran Besar MBG Rp 335 Triliun
KPK Ungkap Kerugian Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
Antisipasi Dampak Krisis Energi Global, BGN Efisiensi Anggaran Tanpa Pangkas Program MBG
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru