Ledakan Bom dan Baku Tembak di Pakistan Tewaskan 17 Orang, Polisi dan Warga Sipil Jadi Korban
PAKISTAN Sedikitnya 17 orang tewas akibat serangkaian ledakan bom dan baku tembak antara polisi dan militan di barat laut Pakistan, Seni
INTERNASIONAL
KORUTĀ –Media pemerintah Korea Utara (Korut) baru-baru ini merilis serangkaian foto yang menunjukkan pemimpin negara tersebut, Kim Jong Un, dalam berbagai aksi heroik menangani banjir besar yang melanda wilayah barat laut negara itu. Foto-foto tersebut, yang menampilkan Kim Jong Un menginjak lumpur, menaiki perahu karet, dan mengarahkan helikopter untuk evakuasi, diyakini sebagai bagian dari upaya propaganda untuk memperkuat citra kepemimpinan Kim di mata rakyat Korut.
Menurut laporan yang dikutip dari Bloomberg dan The Star, foto-foto ini dipublikasikan sebagai upaya terbaru aparat propaganda Korut untuk menggambarkan Kim Jong Un sebagai pemimpin yang sangat peduli dan aktif dalam menghadapi bencana alam. Banjir besar yang melanda Korut telah menyebabkan kehancuran di beberapa wilayah, termasuk kota Sinuiju dan distrik Uiju, dengan hujan deras yang mengguyur daerah tersebut sejak akhir Juli lalu.
Propaganda dan Realita Banjir
Kementerian Korea Selatan yang mengurusi hubungan dengan Pyongyang melaporkan bahwa banjir di Korut telah memicu kerusakan yang signifikan. Menurut laporan media pemerintah Korut, sekitar 4.100 rumah rusak, ruas jalanan dan rel kereta terendam, serta 3.000 hektare lahan pertanian tergenang air. Meskipun laporan kantor berita Korean Central News Agency (KCNA) menyebutkan bahwa sekitar 5.000 orang telah diselamatkan, mereka belum mengungkapkan adanya korban jiwa, yang menurut laporan media Korsel, diperkirakan mencapai ratusan orang.
Dalam foto-foto yang dirilis, Kim Jong Un terlihat terjun langsung ke lapangan, termasuk mengarahkan helikopter di landasan pacu yang basah kuyup dan menaiki perahu karet untuk menyelamatkan orang-orang dari daerah terdampak banjir. Salah satu foto menunjukkan Kim Jong Un memantau situasi dari jendela mobil yang menerjang genangan banjir tanpa jaket pelampung, menggarisbawahi upayanya untuk menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan solidaritas dengan rakyat.
Analisis Propaganda
Cho Han Bum, peneliti senior pada Institut Unifikasi Nasional Korea, menilai bahwa foto-foto ini merupakan bagian dari strategi propaganda untuk meningkatkan pemujaan terhadap Kim Jong Un dan mengalihkan perhatian dari bencana yang melanda Korut. “Aktivitas Kim baru-baru ini tidak terbayangkan oleh Korea Utara sebelumnya. Ini adalah bagian dari upaya untuk menunjukkan bahwa Kim Jong Un memiliki kendali penuh atas situasi dan peduli terhadap rakyatnya, bahkan jika itu berarti mengorbankan kenyamanannya sendiri,” kata Cho.
Rachel Minyoung Lee, peneliti senior 38 North Program di Stimson Center dan analis Open Source Enterprise CIA, menambahkan bahwa publikasi foto-foto tersebut dimaksudkan untuk menggarisbawahi komitmen Kim Jong Un dalam menangani krisis, sambil memperkuat citra kepemimpinannya di tengah kesulitan. “Foto dan video pemimpin yang sedang memegang komando di lapangan, menerjang banjir, atau menaiki perahu karet melintasi area banjir, merupakan cara untuk menunjukkan kepemimpinan yang penuh perhatian dan tanggung jawab,” ujar Lee.
Respon dan Dampak
Sementara itu, pihak Korut belum memberikan angka pasti mengenai korban jiwa akibat banjir tersebut. Media pemerintah juga belum melaporkan adanya kematian, yang mungkin disebabkan oleh upaya untuk menjaga citra positif Kim Jong Un. Dengan situasi yang terus berkembang, banyak pihak luar memantau dengan cermat bagaimana Korut menangani krisis ini dan bagaimana propaganda yang dipublikasikan dapat mempengaruhi pandangan rakyat dan komunitas internasional.
Dalam menghadapi bencana besar ini, langkah Korut untuk menonjolkan peran Kim Jong Un dalam penanganan banjir merupakan contoh jelas dari bagaimana rezim tersebut menggunakan propaganda untuk memperkuat legitimasi dan kepemimpinan mereka di mata publik.
(N/014)
PAKISTAN Sedikitnya 17 orang tewas akibat serangkaian ledakan bom dan baku tembak antara polisi dan militan di barat laut Pakistan, Seni
INTERNASIONAL
JAKARTA Pengamatan hilal untuk menentukan awal puasa Ramadhan 1447 Hijriah di sejumlah wilayah Indonesia menunjukkan hasil yang sama bu
NASIONAL
MEDAN Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, umat Muslim dianjurkan melakukan mandi sunnah sebagai bentuk penyucian diri,
AGAMA
ACEH BESAR Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Remaja Mesjid Besar Baitul Maghfirah Gampong Paya Tieng, Kecamatan Peka
NASIONAL
MEDAN Era digital menghadirkan banyak peluang untuk menambah penghasilan, salah satunya melalui game penghasil uang. Salah satu aplikasi
EKONOMI
MEDAN Menyambut awal Ramadan 1447 Hijriah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait pot
PERISTIWA
OlehDr. Ir. Justiani, M.Sc.JUDUL ini terasa relevan untuk merefleksikan kegelisahan yang pernah disampaikan Presiden Prabowo Subianto terka
OPINI
PELALAWAN Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berskala besar terjadi di Pulau Mendol, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Berdasarkan da
PERISTIWA
TAPSEL Tanggul Sungai Batang Toru di Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, kembali jebol akibat
PERISTIWA
MEDAN Polisi menangkap dua pelaku sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten dan kota yang telah beraksi puluhan
HUKUM DAN KRIMINAL