T.A. Khalid Raih Gelar Doktor di Unpad, Sekda Aceh: Inspirasi bagi Generasi Muda Aceh
BANDUNG Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, menghadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Administrasi Bisnis Ir. H. T
NASIONAL
KAIRO -Dalam serangkaian serangan yang tak kenal lelah, pasukan Israel terus menggempur kota Rafah di selatan Gaza, menandai eskalasi tragis dalam konflik yang telah merenggut nyawa setidaknya 45 warga sipil Palestina pada Jumat (21/6/2024). Serangan ini, dilaporkan oleh Reuters pada Sabtu (22/6/2024), menunjukkan upaya keras Israel untuk menguasai Rafah, sebuah wilayah yang berbatasan dengan Mesir dan menjadi titik fokus serangan Israel sejak awal Mei.
Laporan dari warga setempat menggambarkan tank dan unit artileri Israel menembus sektor barat dan utara kota, setelah sebelumnya merebut area-area di bagian timur, selatan, dan pusat. Hujan tembakan dari pesawat, tank, dan kapal perang di lepas pantai telah memaksa lebih banyak warga sipil untuk melarikan diri dari Rafah, yang dahulu menjadi rumah bagi lebih dari sejuta pengungsi, sebagian besar di antaranya telah direlokasi dalam beberapa bulan terakhir.
Kementerian Kesehatan Gaza mengonfirmasi bahwa setidaknya 25 warga Palestina tewas di distrik Mawasi bagian barat Rafah, dengan tambahan 50 lainnya luka-luka. Secara mengganggu, saksi mata mengisahkan bagaimana proyektil tank menghantam sebuah tenda yang menampung keluarga-keluarga pengungsi.
“Dua tank mendaki bukit yang menghadap Mawasi dan melepaskan bola api yang mengenai tenda-tenda keluarga miskin yang mengungsi di daerah itu,” ujar seorang warga melalui aplikasi obrolan kepada Reuters.
Menanggapi pertanyaan, militer Israel menyatakan bahwa insiden tersebut sedang dalam proses penyelidikan. “Penyelidikan awal menunjukkan tidak ada indikasi bahwa IDF (Pasukan Pertahanan Israel) melakukan serangan di Zona Kemanusiaan di Al-Mawasi,” mereka menegaskan.
Sebelumnya, militer telah membenarkan tindakannya di Rafah sebagai operasi “tepat dan berbasis intelijen”. Pasukan yang terlibat dalam pertempuran jarak dekat dilaporkan menemukan terowongan yang digunakan oleh militan Hamas.
Selama seminggu terakhir, operasi militer difokuskan pada sebuah universitas yang diidentifikasi sebagai markas besar Hamas, tempat militan menembaki pasukan dan mengarah pada penemuan gudang senjata serta perangkat peledak improvisasi. Nama spesifik universitas tersebut tidak diungkapkan.
Di Nusseirat, Gaza tengah, IDF melaporkan membunuh puluhan militan dalam beberapa hari terakhir dan menemukan gudang senjata yang berisi bom mortir dan peralatan militer Hamas.
Para penduduk menggambarkan intensitas serangan Israel di Rafah dalam dua hari terakhir sebagai tanpa henti, dengan ledakan dan tembakan yang bergema terus-menerus.
“Malam tadi adalah salah satu malam terburuk di Rafah barat: Drone, pesawat, tank, dan kapal perang membombardir daerah itu. Kami merasa penjajah berusaha untuk sepenuhnya menguasai kota ini,” ungkap Hatem, 45 tahun, yang dihubungi melalui pesan teks.
“Mereka menghadapi perlawanan sengit dari pejuang perlawanan, yang mungkin telah memperlambat mereka,” tambahnya.
Eskalasi di Rafah terjadi di tengah ketegangan meningkat dan ancaman antara Israel dan Hezbollah, yang meningkatkan kekhawatiran akan konflik yang lebih luas.
Saat korban terus bertambah dan infrastruktur hancur, organisasi kemanusiaan memperingatkan akan krisis mendatang di Gaza, yang sudah mengalami blokade dan serangan militer berkala selama bertahun-tahun.
Komunitas internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, telah mendesak penahanan diri dan memanggil untuk gencatan senjata guna mencegah lebih banyak korban jiwa dan mengurangi penderitaan warga sipil yang terjebak di tengah pertempuran.
(N//014)
BANDUNG Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, menghadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Administrasi Bisnis Ir. H. T
NASIONAL
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Bali akan mengalami cuaca cer
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Jawa Barat pada Minggu, 28 Juni
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Daerah Khusus Jakarta berpotensi menga
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Aceh akan mengalami hujan ringan
NASIONAL
MEDAN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Sumatera Utara akan diguyur huj
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mulai mengambil langkah tegas untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) y
PARIWISATA
PARAPAT Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Sulaiman Harahap, menegaskan pentingnya kemitraan antara pemeri
PEMERINTAHAN
PARAPAT Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengapresiasi komitmen Forum Wartawan Pemprov Sumatera Utara (FWP) dalam memperkuat penye
PEMERINTAHAN