BREAKING NEWS
Minggu, 31 Agustus 2025

Perkelahian Antar Anggota Parlemen Saat Debat Sengit di Taiwan!dd

BITVonline.com - Sabtu, 18 Mei 2024 04:32 WIB
Perkelahian Antar Anggota Parlemen Saat Debat Sengit di Taiwan!dd
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAIWAN -Sebuah insiden kontroversial mengguncang dunia politik Taiwan pada Jumat (17/5) ketika adegan perkelahian memalukan terjadi di ruang sidang parlemen. Perdebatan sengit mengenai serangkaian reformasi meledak menjadi aksi fisik yang memprihatinkan, memperlihatkan ketegangan yang memuncak di antara para anggota parlemen.

Menurut laporan media-media terkemuka, kekacauan pecah ketika parlemen sedang membahas usulan untuk memberikan lebih banyak kekuasaan kepada anggota parlemen untuk mengawasi tindakan pemerintah. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan adegan yang memilukan di mana para anggota parlemen saling serang dengan pukulan, tendangan, dan dorongan.

Kejadian ini mencuatkan pertanyaan serius tentang kematangan politik di Taiwan, sebuah negara yang telah lama dianggap sebagai salah satu demokrasi yang stabil di Asia. Perkelahian yang terjadi di dalam ruang sidang parlemen, tempat dimana debat seharusnya dijalankan dengan tata tertib dan sopan, mengejutkan banyak pihak.

Baca Juga:

Peristiwa tersebut menunjukkan betapa tegangnya situasi politik di Taiwan menjelang masa pemerintahan baru yang akan dimulai. Dengan presiden terpilih, Lai Ching-te, akan segera menjabat tanpa mayoritas legislatif, kekisruhan di parlemen menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan pemerintah baru untuk memimpin negara dengan efektif.

Partai politik utama, seperti Partai Progresif Demokratik (DPP) dan Kuomintang (KMT), terlibat dalam perseteruan yang semakin memanas terkait langkah-langkah baru yang diusulkan. Salah satu poin kontroversial adalah rencana untuk mengkriminalisasi pejabat yang membuat pernyataan palsu di parlemen, sebuah tindakan yang dianggap oleh beberapa pihak sebagai upaya untuk menekan oposisi.

Baca Juga:

Sebelum adegan perkelahian tersebut terjadi, ketegangan sudah terasa di antara para anggota parlemen dari kedua partai. Pertikaian mulai berlangsung bahkan sebelum rapat dimulai, dengan saling tuduh dan hinaan terjadi di luar ruang sidang. Keadaan semakin memanas ketika beberapa anggota parlemen terlibat dalam konfrontasi fisik di dalam ruang sidang.

Puma Shen, seorang anggota DPP, bahkan harus dilarikan ke rumah sakit setelah cedera kepala akibat terjatuh saat berusaha memasuki ruang sidang dengan cara memanjat dan menerobos kerumunan. Insiden ini menambah dramatisasi dari kekacauan yang terjadi di parlemen Taiwan.

Ketidakstabilan politik ini juga mencerminkan perselisihan yang terjadi dalam pembentukan pemerintahan baru. Lai dari DPP, meskipun memenangkan pemilu pada bulan Januari, kehilangan mayoritas di parlemen. Sebaliknya, partai oposisi seperti KMT tidak memiliki cukup kursi untuk membentuk mayoritas, memicu upaya untuk membentuk koalisi dengan partai-partai kecil lainnya.

Dalam konteks ini, kekacauan di parlemen Taiwan menjadi sorotan internasional, memunculkan pertanyaan tentang kemampuan negara ini untuk mempertahankan demokrasi dan stabilitas politiknya di tengah-tengah tantangan yang semakin berat. Adegan perkelahian tersebut menggambarkan sebuah pemandangan yang memprihatinkan, menyoroti perlunya dialog yang konstruktif dan kompromi yang dijalankan dengan kedewasaan dalam politik Taiwan.

(N/014)

0 komentar
Tags
beritaTerkait
Uya Kuya Sampaikan Permohonan Maaf Tulus untuk Masyarakat Indonesia
Amir Hamzah: Prabowo Berisiko Terjebak Skema Politik Geng Solo, Mirip Skenario Jatuhnya Orde Baru 1998
Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Tapanuli Selatan, Kuasa Hukum Percaya Polres Tapsel Akan Bertindak Tegas
Ormas Islam Siap Sinergi dengan Prabowo untuk Ajak Warga Tenang dan Jaga Kondusifitas Pasca-Kericuhan
Arus Lalu Lintas di Kawasan Polda Metro Jaya Kembali Lancar Pasca Demonstrasi BEM UI dan BEM SI
TikTok Hentikan Fitur Live di Indonesia Terkait Kondisi Keamanan Nasional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru