Kabupaten Karo Siapkan RKPD 2027, Fokus pada Program Strategis dan Inovasi Pemerintah
KARO Pemerintah Kabupaten Karo melaksanakan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 yang digelar secara hybrid, melalui Z
PEMERINTAHAN
CHINA – China kehilangan salah satu tokoh bisnis terbesarnya, Zong Qinghou, yang merupakan pendiri Hangzhou Wahaha Group, konglomerat minuman terbesar di negara tersebut. Wafatnya Zong Qinghou pada usia 79 tahun meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang, sementara warisan dan jejaknya dalam dunia bisnis akan dikenang selamanya.
Dilansir dari South China Morning Post, upacara pemakaman untuk menghormati Zong Qinghou direncanakan akan diadakan pada 28 Februari di Xiasha, Hangzhou, di mana dia akan dikebumikan dengan penghormatan yang pantas bagi salah satu ikon bisnis terkemuka di China.
Zong Qinghou, yang pernah menjadi orang terkaya di China pada tahun 2010, menempati posisi tersebut berkat kesuksesannya dalam memimpin Hangzhou Wahaha Group. Meskipun saat ini dia berada di urutan ke-53 orang terkaya di China menurut Forbes, keberhasilan dan pengaruhnya dalam dunia bisnis tidak dapat disangkal.
Namun, kesuksesan Zong Qinghou tidak diraih dengan mudah. Sebelum merasakan gemerlapnya kesuksesan, Zong mengalami masa-masa sulit. Dia adalah salah satu pemuda di Hangzhou yang diutus untuk bekerja di desa pada tahun 1960-an, menghabiskan 15 tahun hidupnya di sana sebelum kembali ke ibu kota pada tahun 1978.
Setelah kembali ke Hangzhou, Zong bekerja sebagai salesman dan kemudian mengambil alih bisnis toko kelontong di sekolah setempat bersama dua temannya pada tahun 1987. Dari sana, dia memulai langkahnya dalam dunia distribusi minuman dan es krim, yang akhirnya membawanya untuk mendirikan Hangzhou Wahaha Group pada tahun 1989.
Melalui keberaniannya dan wawasannya yang luar biasa, Zong tidak hanya berhasil memimpin perusahaannya dalam mengambil alih pabrik makanan lokal yang bangkrut pada tahun 1991, tetapi juga meluncurkan produk air mineral bernama Wahaha pada tahun 1995, yang menjadi sangat populer di seluruh China.
Pada tahun 2021, Zong Qinghou menunjuk putranya, Zong Fuli, sebagai wakil ketua dan manajer umum, membuka jalan baginya untuk mengambil alih kepemimpinan perusahaan tersebut. Dengan pendidikan internasional dan pemahaman mendalam tentang pasar makanan dan minuman, Zong Fuli berfokus pada mengembangkan merek Wahaha dan meningkatkan penjualan untuk menarik pelanggan generasi muda.
Wafatnya Zong Qinghou menandai akhir dari era yang luar biasa dalam dunia bisnis China, tetapi warisannya dan visinya akan terus menginspirasi generasi mendatang dalam menjalani perjalanan bisnis mereka. Selamat jalan, Zong Qinghou, legenda bisnis yang akan dikenang selamanya.
(FZ/011)
KARO Pemerintah Kabupaten Karo melaksanakan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 yang digelar secara hybrid, melalui Z
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang melakukan monitoring kinerja Aparatur Sipil Negara (AS
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mencatat prestasi penting di sektor kesehatan. Universal Health Coverage (UHC) Ka
PEMERINTAHAN
TAPTENG Plh. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tapanuli Tengah, Santo P. Malau, ST, melakukan kunjungan silatu
PEMERINTAHAN
MEDAN Keimanan terhadap hari akhir merupakan salah satu rukun iman dalam Islam, yang menegaskan adanya kehidupan setelah kematian. Allah
AGAMA
JAKARTA Sejumlah kader Partai NasDem memilih bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). PSI menilai fenomena ini merupakan efek
POLITIK
MEDAN Kebakaran hebat melanda pabrik ban dan sandal Swallow di Jalan Yos Sudarso, Kota Medan, sejak Selasa malam (27/1) hingga Rabu dini
PERISTIWA
OlehHabiburokhman. KAMI perlu menanggapi pengawasan kinerja Polri oleh Kompolnas. Perlu digarisbawahi bahwa Kompolnas bukanlah lembaga pen
OPINI
BEKASI Organisasi masyarakat Horas Bangso Batak (HBB) menolak rencana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) u
NASIONAL
JAKARTA Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta pemerintah kabupaten dan kota yang terdampak bencana banjir dan lon
PEMERINTAHAN