Rupiah Melemah ke Rp16.844/US$ Jelang Pidato Kenegaraan Trump, Investor Waspada
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah di pasar spot pada Rabu (25/2/2026). Rupiah dibuka di lev
EKONOMI
JAKARTA -Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto berencana membentuk 70 ribu Koperasi Desa Merah Putih sebagai langkah strategis dalam menjaga kesejahteraan petani di seluruh Indonesia, terutama dalam menjaga harga gabah agar tetap stabil.
Rencana ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah untuk memperkuat perekonomian pedesaan.
Arief menjelaskan bahwa pembentukan koperasi desa ini akan menjadi cara efektif dalam menghindari penurunan harga gabah yang dapat merugikan petani.
"Dengan koperasi desa ini, gabah yang dihasilkan petani akan diserap dengan harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, sehingga tidak ada lagi harga gabah yang jatuh," kata Arief saat meninjau harga pangan di Pasar Johar Baru, Jakarta,Rabu (5/3/2025).
Pentingnya Koperasi Desa Merah Putih Koperasi Desa Merah Putih direncanakan menjadi wadah bagi petani untuk memasarkan hasil pertanian mereka, dengan harga yang tetap stabil.
Hal ini juga diharapkan dapat mempercepat distribusi produk pertanian dan memberikan dampak positif bagi sektor pertanian nasional.
Pemerintah sendiri sudah menetapkan harga pembelian gabah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram untuk masa panen raya 2025.
Kebijakan ini berlaku untuk pembelian oleh pemerintah maupun penggilingan swasta di seluruh Indonesia.
Kemenkop Dukung Penuh Pembentukan Kop Des Merah Putih Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Budi Arie Setiadi, mendukung penuh rencana pembentukan 70 ribu Koperasi Desa Merah Putih.
Menurutnya, koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi di desa dengan menciptakan lapangan kerja dan memperbaiki sistem distribusi barang yang seringkali merugikan produsen dan konsumen.
"Melalui koperasi desa, kami ingin menggerakkan perekonomian dari level desa, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga pengelolaan produk desa," jelas Budi Arie.
Koperasi ini juga akan memperkuat distribusi pupuk bersubsidi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan secara menyeluruh.
Tiga Pendekatan Pengembangan Koperasi Desa Dalam implementasinya, Kop Des Merah Putih akan menggunakan tiga pendekatan utama, yaitu: membangun koperasi baru, merevitalisasi koperasi yang sudah ada, dan mengembangkan koperasi yang telah berjalan dengan lebih efisien.
Budi Arie juga menekankan pentingnya koperasi untuk menyerap hasil produksi dari 64 ribu kelompok tani yang siap bergabung.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat menciptakan ekonomi desa yang lebih tangguh dan mendukung kestabilan harga pangan di seluruh Indonesia.
(at/a)
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah di pasar spot pada Rabu (25/2/2026). Rupiah dibuka di lev
EKONOMI
YORDANIA Kedatangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di sela kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia P
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) kembali terkoreksi pada perdagangan Rabu (25/2/20
EKONOMI
DENPASAR Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Banjir Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bali bergerak cepat mengevakuasi warga yang ter
PERISTIWA
LABUSEL Personel TNI dari Kodim 0209/LB menuntaskan perbaikan Jembatan Gantung Perintis sepanjang 57 meter di Dusun Patihe Jae, Desa Sam
NASIONAL
HUMBAHAS Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menerima opini dari Ombudsman Republik Indonesia terkait penilaian maladministrasi peny
PEMERINTAHAN
KARO Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo terus memperkuat konektivitas dan percepatan pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari strat
PEMERINTAHAN
PANDAN Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Drs. Binsar TH Sitanggang, M.SP., mewakili Bupati Masinton Pasaribu, SH, MH
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerint
PEMERINTAHAN
JAKARTA Jakarta Millennial Film Festival (JMFF) 2026 menghadirkan gagasan strategis dalam pengembangan ekosistem film pendek Indonesia.
SENI DAN BUDAYA