80 Persen Karyawan PT Toba Pulp Lestari Terancam PHK Massal, Disnaker Sumut Buka Aduan Pekerja
MEDAN Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) berpotensi terjadi di PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) menyusul penghentian operasional per
EKONOMI
JAKARTA – Sejumlah buruh mulai memadati kawasan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta Pusat pada Kamis (1/5/2025), dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2025.
Mereka terdiri dari berbagai elemen, termasuk Pekerja Rumah Tangga, Aliansi Perempuan Indonesia, serta serikat buruh lainnya, dengan mayoritas peserta adalah kaum wanita.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, terlihat mengatur para buruh agar tetap tertib selama aksi berlangsung.
Dalam wawancaranya, ia mengungkapkan bahwa sekitar 4.793 personel telah disiagakan untuk mengamankan kawasan DPR selama aksi berlangsung.
"Pengamanan berjalan dengan tertib. Kami akan mengalihkan arus lalu lintas secara situasional," kata Susatyo di lokasi.
Keamanan Diperketat dengan Ribuan Personel
Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengumumkan telah menyiapkan lebih dari 13.000 personel gabungan untuk menjaga keamanan selama peringatan Hari Buruh.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Karyoto, menyatakan bahwa pengamanan melibatkan 9.591 personel Polri, 3.385 personel TNI, dan 276 personel dari pemerintahan daerah.
"Setiap peristiwa yang terjadi di Jakarta akan menjadi perhatian publik, baik nasional maupun internasional. Oleh karena itu, kita harus waspada terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat mempengaruhi sosial, politik, dan ekonomi," ujar Karyoto dalam Apel Kesiapan Pasukan pada Selasa (29/4).
Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Komarudin, menyampaikan bahwa tidak ada penutupan jalan selama aksi, namun akan diterapkan rekayasa lalu lintas untuk mengatasi mobilisasi massa yang cukup besar.
"Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama aksi berlangsung," kata Komarudin.
MEDAN Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) berpotensi terjadi di PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) menyusul penghentian operasional per
EKONOMI
SAMOSIR PT INALUM kembali menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kabupaten Samosir sebagai bagian dari komit
EKONOMI
JAKARTA Jumlah korban jiwa akibat kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur kembali bertambah. Hingga Selasa (28/4/2026) pagi, terca
PERISTIWA
BEKASI Presiden Prabowo Subianto menjenguk langsung korban kecelakaan kereta api yang dirawat di RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (2
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti masih banyaknya perlintasan sebidang kereta api yang belum tertata dengan baik di Indonesia,
PEMERINTAHAN
BEKASI Presiden Prabowo Subianto menyoroti insiden kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang
PEMERINTAHAN
JAKARTA Harga emas batangan Antam kembali mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, Selasa (28/4/2026). Kenaikan ini terjadi setelah
EKONOMI
JAKARTA Insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, masih teru
NASIONAL
JAKARTA Nama layanan taksi listrik Green SM menjadi sorotan setelah salah satu unit armadanya diduga terlibat dalam insiden kecelakaan k
EKONOMI
BEKASI Presiden Prabowo Subianto mengunjungi RSUD Kota Bekasi untuk menjenguk korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Sela
PERISTIWA