Total ada sekitar 120 pelajar yang saat ini mengikuti program tersebut, dengan 80 siswa di Rindam III/Siliwangi dan 40 siswa di Menarmed 1 Purwakarta.
Program ini juga melibatkan tenaga pendidik lintas instansi, termasuk dari TNI AD, Polri, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Lembaga Perlindungan Anak.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya menyatakan bahwa program ini ditujukan bagi pelajar yang memiliki "kekhususan" perilaku, dengan harapan mereka bisa dibina menjadi pribadi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.
Pelaksanaan program ini bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2025.*