Prabowo Wanti-wanti: Perang Timur Tengah Bakal Makin Ngeri, RI Harus Siap Mental
BATANG Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh bangsa Indonesia untuk siap secara mental menghadapi kemungkinan meluasnya perang di
POLITIK
JAKARTA – Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengungkapkan kesedihannya atas meninggalnya Paus Fransiskus pada 21 April 2025 lalu. Ia mengatakan, kehilangan Paus yang telah memimpin Gereja Katolik selama lebih dari satu dekade itu terasa seperti kehilangan seorang bapak.
"Saya ini, maaf, jadi lagi sedih sebetulnya. Kenapa? Mungkin iya toh, di media segala macam. Saya sedang kehilangan seorang tokoh yang namanya Paus Fransiskus. Kenapa?" ungkap Megawati dalam acara Trisakti Tourism Award di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Paus Fransiskus meninggal dunia pada usia 87 tahun karena penyakit pneumonia akut. Proses pergantian jabatan Paus melalui konklaf saat ini masih berlangsung. Megawati mengungkapkan, meskipun banyak media memberitakan kabar duka tersebut, ia merasa sangat kehilangan pribadi yang sangat dekat dengan dirinya.
Kenangan Megawati Bertemu Paus Fransiskus
Megawati bercerita bahwa ia sempat bertemu langsung dengan Paus Fransiskus pada bulan Februari 2025 lalu. Dalam kunjungan tersebut, Megawati didampingi oleh putrinya, Puan Maharani, yang juga menjabat sebagai Ketua DPR RI.
Pada pertemuan itu, Megawati memberikan hadiah berupa lukisan Bunda Maria berkebaya merah kepada Paus di Vatikan pada Jumat (7/2/2025).
"Saya diberi tugas sama beliau sebetulnya. Tapi di sini saya nggak cerita. Jadi aduh rasanya apa ya? Ya seperti kehilangan bapak sendiri," kenang Megawati, mengenang momen spesial tersebut.
Pesan Megawati tentang Perempuan yang Harus 'Cerewet'
Tak hanya soal Paus, Megawati juga menyampaikan pesan terkait peran perempuan. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya perempuan untuk lebih berani dan berbicara.
"Nah ibu-ibu, kalian itu jangan mejeng ya. Ya mejeng bolehlah. Seperti saya, biar udah tua ya pakai lipstick. Ya iyalah. Tapi bergerak lah. Kalau mau ada di PDI, fair. Kalau nggak mau, kalau nggak boleh," ujar Megawati dengan nada bercanda.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya sikap cerewet bagi perempuan. "Karena ibu tuh cerewetnya. Perempuan tuh harus cerewet. Kalau nggak cerewet, itu namanya setengah perempuan," tutupnya dengan tegas.*
(kp/j006)
BATANG Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh bangsa Indonesia untuk siap secara mental menghadapi kemungkinan meluasnya perang di
POLITIK
JAKARTA Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan bahwa pencarian buron kasus suap PAW anggota DPR, Harun Masiku, masih menjadi beban pikira
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus memberikan klarifikasi terkait polemik pernyataannya yang disebut menyebut wartawan s
NASIONAL
JAKARTA Tim kuasa hukum Roy Suryo tetap mempertahankan permohonan ganti rugi sebesar Rp206 juta dalam sidang lanjutan praperadilan di Peng
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus menuai sorotan setelah pernyataannya yang menyebut kehadiran awak media di ruang rapat seba
POLITIK
BATANG Presiden Prabowo Subianto meminta Bank Indonesia (BI), pemerintah, serta bankbank milik negara atau Himpunan Bank Milik Negara (Hi
EKONOMI
BATANG Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh jajaran pemerintah dan aparat ikut terlibat dalam gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, d
PEMERINTAHAN
BATANG Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia terbebas dari gunung sampah pada akhir 2027. Target tersebut disampaikan sebagai
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait maraknya
NASIONAL
SEMARANG Presiden Prabowo Subianto untuk pertama kalinya menjajal Kereta Api Nusantara Explorer, layanan kereta wisata premium terbaru m
PARIWISATA