Kejari Medan Limpahkan Berkas Korupsi MFF 2024 ke PN, 4 Tersangka Segera Disidang
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Medan melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi kegiatan Medan Fashion Festival (MFF
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution langsung menemui ribuan driver ojek online (ojol) yang menggelar unjuk rasa damai bertajuk Aksi Damai 205, di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro 30 Medan, pada Selasa (20/5/2025).
Aksi ini digerakkan oleh Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (GODAMS) dan dipimpin Agam Zubir, yang menyampaikan empat tuntutan utama kepada pemerintah dan aplikator transportasi online. Tuntutan tersebut antara lain:
Menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) sebagai payung hukum bagi driver ojol.
Penghapusan program instan aplikator seperti Aceng, Slot, Bike Hemat, HUB, Samday, dan lainnya.
Revisi potongan aplikasi berdasarkan Permenhub Nomor 667 Tahun 2022.
Jaminan perlindungan keselamatan kerja dan jaminan sosial (BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan).
Dari atas mobil komando, Bobby disambut antusias para pengunjuk rasa dan menyatakan siap mengawal aspirasi driver ojol baik di tingkat daerah maupun nasional.
"Saya akan pelajari dulu. Kalau memungkinkan, kita siapkan Peraturan Gubernur (Pergub), dan akan kita sampaikan juga secara resmi kepada pemerintah pusat," ujar Bobby.
Gubernur juga menegaskan pentingnya jaminan perlindungan sosial bagi para mitra driver. Bobby meminta agar pihak aplikator menanggung iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan bagi para driver.
"Mereka ini tulang punggung keluarga. Jangan sampai ketika mereka sakit atau kecelakaan, keluarga jadi jatuh miskin. Aplikator harus bertanggung jawab," tegasnya.
Bobby memberi waktu dua minggu kepada aplikator untuk merespons tuntutan tersebut, dan akan menjadwalkan pertemuan lanjutan antara driver dan pihak aplikator guna merumuskan solusi.
Sementara itu, perwakilan aplikator menyatakan siap membuka ruang diskusi dan akan menyampaikan aspirasi para driver ke manajemen pusat. Mereka juga mengklaim komisi yang dipotong tidak lebih dari 20% sesuai regulasi.
Koordinator aksi, Agam Zubir, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bobby dalam aksi tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh tinggal diam terhadap persoalan driver ojol.
"Pemerintah harus hadir dan melakukan intervensi terhadap sistem yang merugikan mitra. Jangan ada lagi pembiaran," tegas Agam.*
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Medan melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi kegiatan Medan Fashion Festival (MFF
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan kritik keras terhadap Paus Paus Leo XIV melalui unggahan di media sosialnya, T
INTERNASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengakui Stadion Teladan masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR) menjelang gelaran P
OLAHRAGA
JAKARTA Juru Bicara (Jubir) Jusuf Kalla (JK), Husain Abdullah, buka suara usai JK dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataan soal m
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke13 RI, Jusuf Kalla (JK), dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Mud
NASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke
NASIONAL
MEDAN Pimpinan DPRD Sumatera Utara (Sumut) menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Gubernur Sumut, Bobby Nasution, dalam merespons insi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tidak boleh digeneralisasi sebagai
NASIONAL
TOBA Pencarian jasad Frater Christopher (21) yang tenggelam di kawasan Air Terjun Situmurun, Danau Toba, masih terus dilakukan hingga ha
PERISTIWA
NONTHABURI Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyampaikan permintaan maaf usai timnya gagal meraih gelar juara Piala AFF Fu
OLAHRAGA