Pecah Telur 35 Tahun! Tumbangkan Thailand via Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
JAKARTA Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam final di S
OLAHRAGA
BANDA ACEH -Ratusan massa yang tergabung dalam gerakan 'Rakyat Aceh Menggugat' menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Aceh, Jalan Teuku Nyak Arief, Senin (7/7/2025).
Mereka menuntut agar tanah Blang Padang dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman, Aceh, serta menyuarakan sejumlah persoalan lain yang dianggap menyangkut hak rakyat Aceh.
Aksi berlangsung di tengah pengamanan ketat aparat kepolisian. Massa berorasi dari atas mobil bak terbuka, membawa spanduk dan poster bertuliskan antara lain:
"Kembalikan tanah Blang Padang, karena itu tanah wakaf bukan tanah rampasan"
"TNI jangan serakah"
"Rakyat Aceh menggugat keadilan dan kemerdekaan atas bangsa Aceh"
Akibat tidak diperkenankan masuk ke halaman Kantor Gubernur, massa sempat menutup jalan dari arah Masjid Oman ke Simpang Mesra, yang menimbulkan kemacetan sementara.
Tanah Wakaf Sultan, Bukan Tanah Negara
Koordinator aksi, Yulindawati, menegaskan bahwa tanah Blang Padang merupakan tanah wakaf yang berasal dari Sultan Iskandar Muda untuk Masjid Raya Baiturrahman, bukan tanah negara ataupun peninggalan kolonial.
"Penguasaan lahan Blang Padang, itu tanah wakaf dari Sultan Iskandar Muda kepada Masjid Raya dan sekarang dikuasai oleh TNI. Tanah adat, bukan rampasan," tegas Yulindawati.
Ia menuntut Kodam Iskandar Muda segera mengembalikan lahan tersebut, dan menyatakan bahwa TNI tidak berhak memperoleh apa pun dari tanah wakaf tersebut.
Tolak Pendirian Batalion, Soroti Pelanggaran MoU
Selain isu tanah, massa juga menolak rencana pendirian lima batalion baru di Aceh. Menurut mereka, langkah tersebut melanggar butir-butir perjanjian damai (MoU Helsinki) antara Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
"Pendirian batalion di Aceh adalah pelanggaran MoU paling nyata," ujarnya.
Massa menilai bahwa langkah pemerintah dan institusi militer ini mengancam nilai-nilai perdamaian dan otonomi khusus Aceh, serta berpotensi menciptakan ketegangan sosial di tengah masyarakat.
Hingga aksi berakhir, massa tetap mendesak Pemerintah Aceh dan pusat untuk segera menanggapi tuntutan mereka, khususnya pengembalian status tanah Blang Padang ke tangan pengelola wakaf Masjid Raya.*
(d/j006)
JAKARTA Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam final di S
OLAHRAGA
JAKARTA Kuasa hukum Denny Indrayana Cs, Refly Harun, meyakini Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengabulkan gugatan terkait syarat pendidikan
POLITIK
MEDAN Hampir 40 tahun tinggal di rumah papan, Rosila, warga Jalan Rela Gang Buntu, kawasan Air Bersih, Kelurahan Sudirejo, Kecamatan Medan
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebanyak 111 dari 213 unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi sasaran program rehabilitasi di Kota Medan saat ini sedang dik
PEMERINTAHAN
MEDAN Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Medan kini diarahkan tidak hanya menangani layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menj
PEMERINTAHAN
BINJAI Markas Cabang (Marcab) Laskar Merah Putih (LMP) Kota Binjai meresmikan kantor baru di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Jati Kary
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraks
PEMERINTAHAN
MEDAN DPRD Kota Medan mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan. Revisi tersebut di
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI)
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menerima kunjungan silaturahmi Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo H.R. Muhammad Syafi
PEMERINTAHAN