Kasus Memanas! Pengacara JK Laporkan 5 Orang ke Polisi
JAKARTA Tim kuasa hukum Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI, Jusuf Kalla, melaporkan lima pihak ke Bareskrim Polri terkait dugaan pencemar
HUKUM DAN KRIMINAL
PAPUA TENGAH – Upaya pendekatan persuasif dan humanis yang terus digencarkan TNI di Papua kembali membuahkan hasil positif.
Empat orang mantan anggota kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) dari Kodap III Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, secara resmi menyatakan ikrar kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ikrar tersebut berlangsung pada Rabu (9/7/2025) di halaman Kantor Koramil 1717-02/Sinak, dan disaksikan oleh jajaran aparat TNI serta tokoh masyarakat setempat.
Keempat mantan anggota OPM yang menyatakan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi adalah Yopi Tabuni, Erenus Tabuni, Kilistus Murib, dan Endan Tabuni.
Dalam prosesi tersebut, mereka melafalkan dan menandatangani Ikrar Kesetiaan kepada NKRI, disertai penghormatan terhadap Bendera Merah Putih sebagai lambang persatuan dan komitmen kebangsaan.
Keberhasilan ini menjadi bukti dari efektivitas strategi TNI yang mengedepankan pendekatan dialog, komunikasi, dan pembinaan yang membangun kepercayaan antara aparat dan masyarakat Papua.
Komitmen untuk menciptakan situasi yang damai dan harmonis terus diupayakan melalui pendekatan yang berlandaskan pada nilai-nilai kemanusiaan dan penghormatan terhadap hukum.
Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, dalam keterangan pers di Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (10/7/2025), menegaskan bahwa pendekatan TNI di Papua dilakukan secara terukur dan berlandaskan pada prinsip-prinsip legalitas, moralitas, dan perlindungan terhadap warga sipil.
"Kami selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. TNI hadir di Papua tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan masa depan yang damai dan sejahtera," ujar Mayjen Kristomei.
Menurutnya, mereka yang memilih meninggalkan jalur kekerasan untuk kembali membangun kehidupan damai bersama negara adalah bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia.
Dukungan dan pembinaan akan diberikan agar mereka dapat berkontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
"Saudara-saudara kita yang kembali ini adalah bagian dari kita. Kini saatnya bergandengan tangan membangun Papua yang aman, bermartabat, dan sejahtera," tambahnya.
JAKARTA Tim kuasa hukum Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI, Jusuf Kalla, melaporkan lima pihak ke Bareskrim Polri terkait dugaan pencemar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait temuan sejumlah t
NASIONAL
BATU BARA, SUMATERA UTARA Warga Kecamatan Talawi kini dilanda keresahan akibat sampah yang tidak kunjung diangkut oleh petugas kebersihan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah menyatakan masih mengkaji rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Hingga kini, belum ada keputusa
EKONOMI
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap buronan kasus narkotika, Andre Fernando alias The Doctor, di Penang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menyoroti mekanisme perampasan aset tanpa melalui putusan pidana dalam pem
NASIONAL
SUMATERA UTARA PT Hakaaston (HKA) bersama PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) mengintensifkan kegiatan operasi keselamatan berkendara di r
NASIONAL
MEDAN, SUMATERA UTARA Kabar gembira bagi para lulusan SMA/SMK/MA sederajat. Universitas AlAzhar Medan resmi membuka Penerimaan Mahasisw
PENDIDIKAN
JAKARTA Tiga anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) didakwa melakukan pembunuhan berencana dalam kasus kematian Mohamad Ilham Pradipta,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memulai penyusunan Rancangan Awal Rencana Aksi Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (T
EKONOMI