Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
ACEH UTARA - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Malikussaleh (Unimal), DR. Muhammad Haikal, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI, khususnya jajaran Korem 011/Lilawangsa yang telah memugar makam Pahlawan Nasional Cut Nyak Meutia yang berada di kawasan hutan belantara Gunung Lipeh, Ujong Krueng Keureuto, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara.
.jpeg)
.jpeg)
"Kita apresiasi penuh kepedulian TNI memugar makam Cut Meutia, salah satu ikon wanita kebanggaan Aceh. Sebelumnya, makam tersebut berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan terabaikan," ungkap DR. Haikal saat berada di lokasi makam, Rabu (16/7/2025).
Menurutnya, Cut Nyak Meutia adalah tokoh sentral dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia yang sangat ditakuti penjajah Belanda. Namanya bahkan diabadikan dalam berbagai bentuk penghormatan, termasuk pada mata uang rupiah.
"Mirisnya, makam beliau sempat terbengkalai tanpa perhatian serius. Padahal beliau adalah sosok pejuang yang dikenal dengan moto sakti 'Merdeka atau Mati'. Kini jasanya mulai kembali dikenang melalui aksi nyata TNI memugar makamnya," tutur DR. Haikal.
.jpeg)
Ia mengaku bersyukur kepada Allah SWT dan sangat berterima kasih atas inisiatif Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran beserta ratusan prajuritnya, yang memimpin langsung proses pemugaran di tengah medan hutan berat dan akses sulit.
"Bahkan, kondisi makam Cut Nyak Meutia saat ini hampir serupa dengan makam Cut Nyak Dien di Sumedang. Ini adalah bentuk nasionalisme nyata yang perlu diwariskan ke generasi muda," tambahnya.
Dosen senior Unimal itu juga menyampaikan bahwa selain bentuk penghormatan sejarah, pembangunan makam dapat menjadi magnet edukasi dan wisata sejarah jika dikelola dengan baik.
"Jika nanti akses jalan dan taman komplek makam selesai, sangat memungkinkan lokasi ini menjadi tujuan wisata edukatif. Kita harus ajak pelajar, mahasiswa, dan masyarakat untuk meneladani perjuangan para pahlawan," ujar DR. Haikal.
Ia menekankan pentingnya peran pemerintah dan masyarakat dalam menjaga serta merawat situs sejarah seperti makam Cut Nyak Meutia.
"Makam ini tak hanya menyimpan sejarah, tapi bisa jadi sumber pembelajaran nasionalisme. Ada peluang untuk diorama, galeri, dan spot edukasi yang bisa menarik perhatian luas," imbuhnya.
DR. Haikal hadir langsung bersama rombongan dosen dan mahasiswa Unimal di lokasi kegiatan pemugaran bersama 200 prajurit TNI. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran dan Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin, sebagai bentuk kolaborasi nyata antara TNI dan dunia pendidikan dalam merawat sejarah bangsa.*
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN