
Prabowo Tegaskan: Merusak Fasilitas Umum Sama dengan Menghamburkan Uang Rakyat!
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis yang dapat mer
NasionalJAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Satgassus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (P3TPK) tengah menyelidiki potensi penyimpangan dalam program subsidi beras yang selama ini diperuntukkan bagi masyarakat penerima manfaat.
Penyelidikan ini menyoroti proses penyaluran subsidi, efektivitas penggunaan dana negara, serta kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah terkait mutu dan harga beras.
"Kami ingin mengetahui proses bisnis dari subsidi ini, karena ada uang negara yang keluar. Apakah sudah tepat sasaran atau belum," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, Rabu (30/7/2025).
Baca Juga:
Anang menjelaskan bahwa penyelidikan masih berada pada tahap klarifikasi dari berbagai pihak, mulai dari korporasi, kementerian, hingga lembaga terkait. Saat ini belum ada penetapan tersangka atau temuan pelanggaran hukum.
"Kami fokus pada subsidi, bukan beras oplosan. Namun, koordinasi dengan Polri dan TNI tetap dilakukan," tegasnya.
Baca Juga:
Pernyataan ini juga menegaskan bahwa penyelidikan Kejagung tidak tumpang tindih dengan upaya Satgas Pangan Polri yang tengah menangani dugaan pengoplosan beras medium menjadi premium.
Langkah Kejagung ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto, yang mendorong lembaga penegak hukum untuk mengawasi penyaluran beras subsidi agar sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Kita mendalami dugaan penyimpangan mutu dan harga beras. Harapannya distribusi ke masyarakat berjalan lancar dan tanpa pelanggaran," tambah Anang dalam pernyataan terpisah, Kamis (24/7/2025).
Sebelumnya, Satgas Pangan Polri mengungkap adanya praktik pengoplosan beras, dengan temuan 4 produsen yang kini sedang disidik karena diduga mengubah beras medium menjadi premium guna mendapat keuntungan lebih besar.*
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis yang dapat mer
NasionalJAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan perintah tegas kepada aparat kepolisian dan TNI untuk mengambil tindakan keras terhadap se
NasionalJAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian langkah tegas pasca aksi demonstrasi besarbesaran dan insiden tragis yang me
NasionalDenpasar Suasana kemerdekaan masih terasa semarak di berbagai penjuru negeri. Di Denpasar, semangat itu turut disalurkan oleh salah satu
NasionalJAKARTA Dua anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya, r
PolitikACEH BESAR Pemerintah Gampong Lampanah Dayah, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, menggelar kegiatan Penyuluhan Internet Sehat bertempat di r
BeritaMEDAN Rektor Universitas Al Azhar Medan, Dr. Ir. Mawardi, ST., MT, menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi kekeras
NasionalMEDAN Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menggelar ibadah oikumene sebagai bentuk doa bersama demi kedamaian dan keamanan bangsa I
AgamaJAKARTA Di tengah gelombang demonstrasi yang melanda berbagai daerah di Indonesia, sejumlah menteri dalam kabinet Presiden Prabowo Subiant
NasionalJAKARTA Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Uya Kuya, artis sekaligus anggota DPR RI dari Fraksi PAN, tengah berada di
Nasional