Torpedo FC Menang 3-1 atas Sinar Muda FC, Lolos ke Semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17!
PADANGSIDIMPUAN Tim sepakbola Torpedo FC dari Tapanuli Selatan berhasil melangkah ke babak semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17 setel
OLAHRAGA
JAKARTA – Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, melontarkan kritik tajam terhadap institusi kepolisian dalam pidatonya di acara Peresmian Serambi Pancasila dan Peluncuran Buku di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Senin (11/8/2025).
Presiden ke-5 Republik Indonesia itu mengaku jengkel dengan sikap aparat kepolisian saat ini, yang menurutnya mulai menjauh dari fungsi utamanya untuk mengayomi dan melindungi rakyat.
"Kenapa saya menyinggung polisi? Karena saya berkeinginan juga polisi itu mengayomi rakyatnya. Kalau sekarang kok kayak gini. Ya ngamuk lah saya," ujar Megawati dengan nada tinggi.
Sindiran Soal Ketakutan Publik terhadap Polisi
Megawati awalnya menyinggung soal sejarah politik ayahnya, Presiden pertama RI Soekarno, yang pernah dianggap berkhianat oleh negara sendiri lewat TAP MPRS No. XXXIII/MPRS/1967. Ia kemudian mempertanyakan keberanian audiens yang hadir saat ia bertanya soal hal tersebut.
"Masa ngomong itu aja takut? Ngapain sih takut? Takut sama polisi?" cetusnya.
Pernyataan tersebut langsung disambut hening oleh audiens. Megawati pun menegaskan bahwa rasa takut terhadap polisi tidak semestinya terjadi jika aparat benar-benar menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya.
Ingatkan Fungsi Polisi: Bukan Melayat Meleyot
Lebih lanjut, Megawati menekankan bahwa fungsi polisi berbeda dengan TNI. TNI bertugas menjaga pertahanan, sedangkan polisi memiliki fungsi sipil, yaitu memberikan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat.
"Ingat, bernegara. Polisi saya mikir ini mau jadi apa toh? Orang dia tuh ada kok fungsinya ngayomi rakyat, membela rakyat. Bukan sekarang melayat-meleyot. Ya saya jengkel dong. Jengkel banget loh," tegas Megawati.
Ia menutup pernyataannya dengan pesan keras kepada institusi Polri agar tidak melupakan amanat konstitusi dan tetap berpihak pada rakyat.*
(oz/j006)
PADANGSIDIMPUAN Tim sepakbola Torpedo FC dari Tapanuli Selatan berhasil melangkah ke babak semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17 setel
OLAHRAGA
JAKARTA Bareskrim Polri tengah mendalami kasus jaringan jual beli emas hasil tambang ilegal yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, Danke Rajag
HUKUM DAN KRIMINAL
KUPANG Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan pesan penting kepada 464 wisudawan Universitas Kris
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memimpin kegiatan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan
NASIONAL
SEMARANG Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah perusahaan di Kabupaten Semarang pa
NASIONAL
JAKARTA Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Dimas Bagus Arya, mengungkapkan bahwa terdapat 16 orang ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Analis Kebijakan Publik, Said Didu, berpendapat bahwa perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah (Timteng) lebih banyak membaw
NASIONAL
JAKARTA Duka mendalam menyelimuti jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas gugurnya tiga prajurit yang tergabung dalam Satgas UNIFI
SOSOK
JAKARTA Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (B
EKONOMI