BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Maret 2026

Gibran Tegaskan Pembangunan Nasional Tak Lagi Jawa Sentris: “IKN Adalah Simbol Pemerataan”

- Sabtu, 23 Agustus 2025 18:55 WIB
Gibran Tegaskan Pembangunan Nasional Tak Lagi Jawa Sentris: “IKN Adalah Simbol Pemerataan”
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. (foto: tangkapan layar ig gibran_rakabuming)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEMPAWAH – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan bahwa arah pembangunan nasional ke depan akan lebih inklusif dan merata, tidak lagi terpusat hanya di Pulau Jawa.

Penegasan tersebut disampaikan Gibran saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-45 Pangalangok Jilah di Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, pada Sabtu (23/8/2025).

"Bapak Presiden Prabowo berkomitmen bahwa pembangunan ke depan tidak lagi Jawa sentris. Daerah-daerah lain akan turut dibangun, tentu sesuai dengan kekuatan fiskal yang dimiliki negara. Salah satu bentuk komitmen ini adalah pembangunan IKN di Kalimantan," tutur Gibran dalam keterangannya.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa masyarakat Kalimantan, termasuk warga Dayak dan Pasukan Merah, mendukung penuh keberlanjutan proyek strategis nasional tersebut.

Wapres Gibran juga memanfaatkan momentum tersebut untuk meluruskan isu-isu negatif yang menyebut pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan mangkrak atau tidak dilanjutkan.

"Saya tegaskan kembali, IKN akan dilanjutkan. Jangan sampai kita termakan hoaks yang menyebut proyek ini berhenti di tengah jalan. Justru IKN adalah bagian dari pemerataan pembangunan, bukan sekadar membangun istana negara," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gibran juga memaparkan sejumlah program pemerintah di bidang pendidikan, termasuk Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, yang menurutnya sangat penting untuk daerah 3T (terluar, tertinggal, dan terpencil).

"Sekolah Rakyat adalah boarding school. Anak-anak akan menginap di sekolah, makan tiga kali sehari plus camilan, dan semua perlengkapan, seragam, sepatu, tas, alat tulis, disediakan pemerintah," jelas Gibran.

Ia meyakini, program ini akan sangat bermanfaat dalam menciptakan kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa, khususnya mereka yang berada di wilayah yang sulit dijangkau.

Menutup pernyataannya, Wapres Gibran mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dan kritis dalam menerima informasi yang beredar, terutama di media sosial.

"Kalau ragu dengan informasi yang beredar, jangan langsung percaya. Tanyakan kepada tokoh agama, tokoh adat, atau pihak yang kompeten. Kita harus bijak menyaring berita," imbaunya.

Kunjungan Gibran ke Kalimantan Barat ini menegaskan arah pemerintahan yang berkomitmen pada pemerataan pembangunan, penegasan terhadap anti-hoaks, serta pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan dan penguatan infrastruktur sosial.*

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru